Edisi 08-12-2018
Beda Jurusan, Beda Perayaan Wisuda


LULUS dari kuliah adalah sesuatu yang dikejar oleh semua mahasiswa. Ada yang rela pergi ke daerah tertentu demi mengambil data untuk skripsinya.

Ada pula yang tidak tidur demi menyelesaikan tugas akhirnya. Semua itu terbayarkan dengan kelulusan kuliah. Puncak acara kelulusan di tingkat universitas ditandai dengan upacara wisuda yang sangat dinantikan oleh mahasiswa, keluarga, kerabat dekat dan temanteman satu organisasinya.

Maka itu, banyak perayaan yang dilakukan sebelum, setelah dan pada hari wisuda. Perayaan yang dilakukan sebelum hari wisuda dimulai sejak hari sidang tugas akhir sampai dengan satu hari sebelum wisuda. Bentuknya berbagai macam. Berbeda-beda untuk setiap universitas, fakultas, dan jurusan.

Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Universitas Indonesia mengadakan beberapa perayaan sebelum hari wisuda. Beberapa rangkaiannya, yaitu PSB Nightdan PSB Day. PSB singkatan dari Pelepasan Sarjana Baru. Adapun yang memegang amanah untuk melaksanakan rangkaian acara ini adalah mahasiswa baru.

“Rangkaian acara Pelepasan Sarjana Baru ini sengaja dipegang oleh mahasiswa baru karena diharapkan acara ini bukan hanya sebagai perayaan dan wujud apresiasi dari mahasiswa baru kepada para wisudawan, juga sebagai wadah bagi mereka untuk mengenal dan mencari tahu pengalaman kuliah di jurusan ini.

Begitu pun bagi para wisudawan, mereka dapat berbagi kesulitan dan kebahagiaan selama kuliah di sini dan solusi yang harus dilakukan saat menghadapi suatu masalah,” tutur Rizky Mulya, mahasiswi yang pernah menjadi panitia di acara PSB. PSB Nightadalah acara kumpul dan makan bersama para wisudawan.

Para wisudawan dimanjakan dengan hiburan, permainan, makan bersama dan pelepasan lampion di akhir acara. Acara ini juga dapat disebut malam perpisahan dan apresiasi atas keberhasilan para wisudawan. Sementara PSB Dayadalah acara yang dilakukan satu hari sebelum wisuda.

Terdapat dua acara. Pertama, acara kumpul bersama khusus para wisudawan pada pagi hari. Kedua, acara kumpul bersama seluruh mahasiswa Jurusan Teknik Kimia untuk mengarak para wisudawan menuju Balairung menggunakan kendaraan dan aksesori lainnya, seperti bendera, warna baju yang seragam, ikat kepala dan lain-lain.

“Tujuan besar dari seluruh rangkaian ini sebenarnya untuk mensyukuri dan menghargai pencapaian yang telah dilakukan para wisudawan. Selain itu, untuk meningkatkan kekeluargaan jurusan,” ujarnya. Hal yang sama terjadi di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Jurusan Teknologi Listrik.

Terdapat rangkaian acara kumpul makan bersama pada satu hari sebelum wisuda. Kemudian pada hari wisuda, seluruh mahasiswa Jurusan Teknologi Listrik mengarak wisudawan dari tempat seremoni keliling kampus.

“Banyak wisudawan dan mahasiswa yang antusias mengikuti pengarakan ini,” ujar Falah Nur Salam, mahasiswa Sekolah Vokasi Jurusan Teknologi Listrik Universitas Gadjah Mada. “Mereka memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya kekeluargaan jurusan.

Walaupun perayaan ini tidak wajib bagi para wisudawan dan mahasiswa, tetap saja pengarakan ini selalu ramai,” imbuhnya. Euforia ini berbeda di setiap jurusan, fakultas, dan universitas. Perbedaan ini disebabkan bedanya budaya setiap jurusan, fakultas, dan universitas.

Contohnya, euforia di Fakultas Teknik berbeda dengan euforia di Fakultas Ekonomi. “Kalau di Fakultas Ekonomi tidak merayakan semeriah itu. Kami cukup makan bersama para wisudawan,” kata Nada Hilmiyah, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.

Selain acara yang telah disebutkan di atas, bentuk perayaan pascawisuda, yaitu foto bersama keluarga, pasangan, teman seperjuangan dan teman organisasi di tempat-tempat yang menjadi ikon kampus. Pada saat inilah para wisudawan mendapatkan bingkisan menarik sebagai ucapan dan bentuk kata “selamat” dari orang terdekatnya.

ARINI SHAFIA AFKARI

GEN SINDO

Universitas Indonesia