Edisi 11-01-2019
CEO Apple Tim Cook Terima Bonus Terbesar


WASHINGTON–Chief Executive Officer (CEO) Apple Tim Cook mengumpulkan bo - nus tahunan terbesarnya untuk 2018 setelah produsen iPhone itu membukukan rekor pendapatan dan laba serta nilai pasar yang sempat menyentuh USD1 triliun.

Cook menerima bonus USD12 juta bonus untuk ta - hun fiskal 2018 yang berakhir 29 September, menurut do ku - men yang dirilis perusahaan yang berbasis di Cupertino, California itu. Dia juga punya pendapatan USD3 juta dan sa - ham senilai USD121 juta dari penghargaan saham 10 ta hun - nya, membuatnya membawa total USD136 juta (Rp1,9 tri - liun), serta benefit sekitar USD682.000. Bonus itu ter - kait pendapatan dan target pen dapatan operasional yang ke duanya naik 16% dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, ada tantangan yang tampaknya dihadapi Apple tahun ini karena pres ta si tahun lalu sepertinya sulit ter - ulang.

Pekan lalu, Apple meng - ungkap permintaan yang lebih rendah diban ding kan pro yeksi untuk iPhone di China dan ne ga - ra lain, serta pe mang kasan pro - yeksi pendapatan un tuk per - tama kali dalam hampir dua de - kade. Pengumuman ini pun me - nekan harga saham Apple yang merosot 12% sejak saat itu. Empat eksekutif Apple lain nya juga mendapat bonus USD4 juta, dengan total bonus untuk masing-masing orang seki tar USD26,5 juta, ter ma - suk pendapatan dan peng har - ga an saham. Sebagian saham itu terkait dengan target ke un - tungan saham selama pemilik saham itu tetap memegang jabatannya. Bayaran itu sebagian ber - asal dari penghargaan saham yang dia terima pada 2011, saat dia menggantikan Steve Jobs sebagai CEO.

Saham itu di bayarkan setiap tahun se ca - ra bertahap meningkat. Jumlah saham yang dia te ri - ma sebagian bergantung pa da kinerja saham Apple di ban ding - kan dengan perusahaan-per usa - haan lain dalam daftar indeks S&P500. Pada Agustus, Cook mengumpulkan 560.000 saham ka rena Apple memiliki kinerja yang lebih dari dua per tiga per - usahaan lain selama tiga tahun. Sementara Wall Street meng alami penguatan pada sesi keempat Rabu (9/1), di do - rong oleh Apple, per usa haanperusahaan pembuat chip dan saham lain setelah tanda-tanda ada kemajuan da lam perun - dingan dagang antara Amerika Se rikat (AS) dan China. Indeks bursa S&P 500 naik sekitar 10% dari level terendah dalam 20 bulan saat musim Na - tal, menguat oleh adanya ha rap - an kesepakatan antara dua eko - nomi terbesar di dunia.

Pasar juga menguat oleh data tenaga kerja AS dan indikasi terbaru Bank Sentral AS (The Fed) yang tidak terburu-buru menaikkan lagi tingkat suku bunga. The Fed menyatakan pada De sember bahwa mereka da - pat bersabar tentang kenaikan suku bunga di masa depan dan tidak mendukung kenaikan suku bunga pada bulan ter se - but. China juga berjanji mem - beli produk pertanian, energi, manufaktur, serta jasa dari AS, saat perundingan berlangsung dengan Beijing. Indeks saham teknologi S&P naik 1,50% dengan Apple Inc menguat 1,70%, meski la - por an Nikkei menyatakan bah - wa perusahaan itu me ngurangi rencana produksi un tuk tiga model baru iPhone untuk kuar - tal Januari hingga Maret.

Saham Apple merosot se - kitar 10% pekan lalu setelah per usahaan itu mengeluarkan peringatan tentang penjualan kuartal musim liburan. Para pe - masok Apple, termasuk pro du - sen chip juga mengalami te ka - nan pada Selasa (8/1) se te lah Samsung Electronics mengalami penurunan permintaan chip. Pada Agustus lalu, Tim Cook memperoleh bonus 560.000 saham dan segera men jual semuanya. Dalam do - kumen yang dirilis, Cook me - nyatakan dirinya menjual 265.160 saham senilai sekitar USD57,8 juta secara tunai, da - lam serangkaian transaksi. Dia menjual sisa saham barunya, 294.840 saham senilai sekitar USD63,7 juta untuk mem ba - yar pajak dalam transaksi itu.

Cook yang telah memimpin Apple selama 11 tahun itu da pat memperoleh lagi 560.000 sa - ham per tahun untuk tiga tahun be rikutnya jika dia terus kon sis - ten mencapai target kinerjanya. Apple menjadi perusahaan publik paling bernilai saat ini, dengan Wall Street menilai per usahaan itu sekitar USD1 tri liun. Cook juga dapat me ya - kin kan investor legendaris Warren Buffett dengan visi - nya. Buffett telah melakukan pembelian selama dua tahun dan sekarang memiliki salah satu saham institusional ter - besar di Apple.

Bonus-bonus yang di te rima Cook terkait dengan ke sepa katan 2013 yang mengaitkan penghargaan sahamnya pada kinerja relatif Apple di Wall Street dan bukan pada kinerja mutlak Apple.

Syarifudin