Edisi 11-01-2019
Tenaga Kontrak Bekasi Terancam Tak Digaji


BEKASI - Ribuan tenaga kerja kontrak (TKK) di lingkungan Pemkot Bekasi terancam tidak mendapatkan gaji selama tiga bulan.

Apalagi, gaji pegawai kontrak pada Desember 2018 yang biasa dibayar akhir tahun justru ditunda hingga saat ini (Januari 2019). Pegawai kontrak diperk i ra - kan memperoleh gaji De sem - ber 2018 dengan cara dirapel bulan Januari dan Februari 2019. Kondisi keuangan pe - me rintah daerah yang karutma- rut banyak dikeluhkan pegawai dan berpengaruh pada kinerja mereka dalam pelayanan publik. AG, 28, salah satu pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bekasi, terpaksa mencari utangan kepada te - man-temannya karena sudah tidak punya uang untuk meng - hidupi keluarganya. “Saya tidak ada pemasukan sejak tidak digaji dari Desember. Kemung - kin an awal Maret baru gajian,” katanya kemarin.

Dia mengaku tidak tahu penyebab keterlambatan gaji - nya. Dia juga heran biasanya gaji akhir tahun tak pernah te - lat dibayar Pemkot Bekasi karena anggarannya sudah di - alokasikan sejak awal tahun. Sementara awal tahun pem - bayaran gaji, biasanya memang telat karena menunggu penge - sahan APBD Kota Bekasi an tara eksekutif dan legislatif. “Kalau kita enggak gajian, PNS enggak mendapat tunjangan daerah karena asalnya dari APBD juga,” ungkapnya.

Pegawai lainnya berinisial TD, 35, mengaku kebingungan menutupi biaya hidup lantaran belum mendapat gaji sejak De - sember 2018, padahal gaji yang diterimanya untuk menafkahi keluarga di rumah. “Saya eng gak punya uang tabungan mungkin nanti cari pinjaman,” katanya. Saat ini tenaga kontrak ter - data sebanyak 11.388 pegawai. Mereka bekerja di 46 OPD, namun komposisi pegawai pa - ling banyak berada di Dinas Pendidikan mencapai 2.297 orang, disusul Dinas Pemadam Kebakaran 970 pegawai dan Dinas Perhubungan 603 orang.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Sopandi Budiman menuturkan, pem ba - yaran gaji TKK masih dalam pro ses pencairan. Dia mem - pre diksi gaji TKK pada Des - ember 2018 akan dibayar pada Feb ruari bersamaan dengan gaji Januari 2019. “Sistem kerja TKK kan bekerja dulu setelah itu kita bayar. Nanti gajinya akan di rapel bulanbulan sebelum nya,” katanya.

Abdullah m surjaya