Edisi 11-01-2019
Barty Belum Tersentuh Kekalahan


SYDNEY– Ashleigh Barty semakin dekat merebut gelar juara di Turnamen Sydney Inter national 2019. Kesempatan itu diraih seusai melaju ke semifinal setelah mengalahkan unggulan ke-10 asal Belgia Elise Mertens 6-3, 6-3 di NSW Tennis Centre, kemarin.

Barty dalam kondisi bagus selama tampil di ajang ini. Se be - lum mengalahkan Mertens, pe - tenis berusia 22 tahun itu sukses mengalahkan dua peraih gelar juara Prancis Terbuka Jelena Osta penko dan petenis nomor satu dunia Simona Halep yang mencapai perempat final. “Saya selalu memikirkan permainan saya dan bagaimana saya bisa meningkatkan untuk menjadi lebih baik,” kata Barty, dilansir - wtatennis. Kini, dia berhasil melangkah ke semifinal untuk kedua kali se - cara beruntun di Sydney.

“Tapi, bagi saya, ini tentang bagaimana saya keluar dan bermain. Saya selalu mencoba memainkan ga - ya saya dan tidak terjebak pada permainan lawan. Penting bagi saya melayani dengan baik dan mencoba dominan dari pukulan pertama,” ujarnya. Barty mengakui tidak mu - dah bisa mendapatkan tiket semi final ini. Dia sempat menga - lami kesulitan di awal set kedua ketika gagal mengamankan servis Mertens. Namun, perlahanlahan dia mulai bermain lebih baik dan mengamankan pertan - dingan dengan kemenangan pertamanya dari lawannya itu. Menurut dia, Mertens adalah petenis hebat.

“Saya tahu harus mencoba dan mengen dali kan dua atau tiga poin pertama dalam pertandingan untuk mem buka kesempatan. Satu per tandingan ceroboh dari saya saat servis pada set kedua mung kin satu-satunya kesalahan saya,” tuturnya. Di semifinal, Barty akan menghadapi unggulan ketujuh asal Belanda Kiki Bertens yang lolos dengan menyingkirkan petenis dari kualifikasi Yulia Putintseva 6-2, 6-2. Dia berharap bisa meraih satu tiket ke final dan bisa membalaskan dendamnya untuk mengakhiri turnamen dengan gelar juara setelah kandas dari Angelique Kerber di final pada tahun lalu. Barty sekarang berada dalam kepercayaan diri tinggi di Syd - ney. Dia sudah meraih enam kemenangan beruntun, termasuk saat menjadi juara di WTA Elite Tropy, November lalu.

Dia menilai catatan itu sudah sangat bagus menjelang tampil di ajang Grand Slam Australia Terbuka, 14 Januari nanti. Dia merasa telah memainkan permainan dengan baik dan enam pertandingan yang benar-benar bagus. “Saya merasa tidak pernah terlalu sering merasa tidak nyaman di lapangan. Saya merasa telah mengendalikan sebagian besar dari mereka, yang benar-benar menyenangkan, dan menempatkan diriku pada posisi menjelang akhir turnamen,” ungkapnya.

Raikhul amar