Edisi 12-01-2019
KPU Tolak Revisi Visi-Misi Prabowo


JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak revisi visi-misi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.

Ketua KPU Arief Budiman menegaskan, visi-misi merupakan bagian dari dokumen yang diserahkan pada saat pen daf tar an pasangan capres-cawa pres. Karena itu, KPU tidak me ne rima perubahan visi-misi yang diajukan pasangan Prabo wo-Sandi.

“Jadi tidak boleh mem perbarui visimisi. Jangan menggunakan isti - lah itu (di to lak), istilahnya ada lah KPU me nerima seluruh do ku - men pen daf taran pada masa pen daf tar an capres. Nah, do ku - men pen daf taran itu salah sa tu - nya visi-misi,” kata Arief di Kan - tor KPU, Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, Badan Peme - nang an Nasional (BPN) mere vi si dokumen visi-misi pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo -Sandi menjelang pe - nye lenggaraan debat per da na pil - pres pada 17 Januari 2019. BPN merilis dokumen visi-misi yang berjudul “Indo ne sia Menang”.

Komisioner KPU Wahyu Se - tiawan mengungkapkan, revisi visi-misi itu ditolak karena do - kumen visi-misi dan pro gram pasangan calon me ru pa kan ba - gi an yang tak ter pi sah kan dari do kumen pencalonan kandidat.

Sementara itu, do ku men penca - lon an sudah di se rah kan ke KPU sejak masa pen daf tar an caprescawapres pada Agustus 2018. Saat itu KPU sudah memberi teng gat waktu bagi pasangan calon untuk merevisi dokumen. Apalagi, saat ini visi-misi pa - sang a n calon sudah dipub li ka si - kan di situs resmi KPU.

Karena itu, asumsinya masyarakat me - ngetahui visi misi yang ter can - tum dalam situs itu. “Do ku men - nya sudah tidak bisa diubah,” kata Wahyu. Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, menya ta kan tidak ada perubahan visi-mi si. Apa yang disampaikan KPU merupakan dokumen visi, misi, dan program yang sebe lum nya diminta KPU, saat KPU beren ca - na melakukan sosia li sa si visi, misi, dan program pa sangan calon.

“Itu sebenarnya ide dari KPU agar ada pe nyam paian visi, misi, dan program. Itu untuk acara tanggal 9 Ja nuari, tapi kan dibatalkan sama KPU. Padahal kami sudah siap kan,” ucapnya. Riza mengatakan, dengan begitu tidak tepat bila dikata - kan ada revisi visi dan misi.

Dia mengklaim visi-misi yang ada di KPU sejak awal tetap menjadi dokumen yang secara aturan sah diserahkan ke KPU. “Saya su dah cek ke KPU dan teman-te - man, tidak ada penolakan visimisi. Visi-misi itu kan sudah ada aturannya, sudah disampaikan sebelumnya,” ujarnya.

Koordinator Juru Bicara (Jubir) BPN PAS, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, pe - ru bahan itu dilakukan setelah Prabowo-Sandi membaca kem - bali visi-misi yang sebelumnya sehingga muncul keinginan merevisi. Lalu, ide revisi yang mun cul dari Prabowo-Sandi di - se rahkan kepada tim.

Prinsipnya, semua kebijakan Prabowo- Sandi harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “Ketika Pra bowo minta direvisi dan menyampaikan buah pikirannya, kemudian direvisi teman-te - man di litbang,” ujarnya.

Juru Bicara (Jubir) BPN PAS Suhud Alyuddin mengaku tidak masalah jika KPU menolak visimisi Prabowo-Sandi hasil pem - baruan. Alasannya, visi-misi itu yang terpenting adalah rea li sa - si nya nanti saat terpilih, bukan se kadar janji-janji di atas kertas.

“Kami akan bawa dan sampaikan visi misi itu kepada rakyat dalam kampanye,” kata Sugud. Di lain pihak, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) akan selalu mengawasi jalanya debat perdana calon presiden dan calon wakil presiden mulai dari persiapan hingga pelaksanaan debat.

“Kami tentu akan menghadiri debat itu karena debat itu bagian dari metode kampanye. Maka, sudah jadi kewajiban kami untuk mengawasi jalanya debat itu,” ucap Ketua Bawaslu Abhan. Dia juga mengimbau para calon agar menyampaikan gagas an dan visi misinya dengan se baik-baiknya. Tujuannya agar dapat menghasilkan debat yang edukatif untuk ma sya ra kat.

kiswondari/mula akmal