Edisi 12-01-2019
Limbah Membawa Berkah


LINGKUNGAN merupakan hal yang perlu kita sebut sebagai sahabat. Sahabat yang dapat kita ajak dalam bekerja sama dalam melaksanakan sebuah kegiatan positif.

Terkadang lingkungan dapat memberikan banyak kenikmatan bagi mereka yang bisa mengolah sahabat ini menjadi salah satu hal baik bagi manusia. Hermawan, kelahiran asli Sleman, Yogyakarta, 25 tahun, dengan cermat memanfaatkan barang yang disebut sebagai limbah bagi masyarakat umum, menjadi sebuah kerajinan tangan yang menghasilkan tumpukan uang.

"Daripada menjadi tumpukan limbah kayu yang dahulunya digunakan sebagai bahan bakar tungku memasak, tak terkadang menumpuk lama menjadi makanan dan tempat tinggal rayap. Alangkah lebih baiknya kita manfaatkan menjadi barang yang memiliki daya ekonomis," ucap Hermawan.

Inspirasi ini ia dapatkan bermula dari tugas kuliah dalam memanfaatkan limbah yang ada di sekitar ling kungan - nya. Dari situlah Hermawan mulai merintis usaha kerajinan dan suvenir dari kayu sejak 2014 silam Walaupun usaha yang ditekuninya bisa dibilang cukup baru, rata-rata omzet pemasukan keuangannya mencapai Rp10 juta-Rp15 juta per bulan.

Angka yang sangat fantastis bagi usaha seperti ini. Harga yang dijual tiap barang berkisaran mulai Rp30.000 hingga Rp1 juta. Barang yang dijual memiliki banyak variasi, mulai tas kayu, hiasan dinding, lettering wall , jam dinding, lampu hias, hingga suvenir lainnya.

Dengan memanfaatkan kencanggihan teknologi yang ada, Hermawan melakukan pemasaran dengan cara online , seperti penjualan melalui website resmi, Instagram , Facebook , dan media sosial lainnya. Tak perlu khawatir, sebab customer service perusahaan akan selalu sedia melayani pelanggan yang ingin melakukan transaksi maupun sekadar bertanya.

Perusahaan ini juga membuka workshop bagi peminat kerajinan maupun bagi komunitas yang hanya ingin belajar membuat kerajinan tangan. Kesulitan tidak akan lepas dari sebuah perusahaan. Pemilihan limbah kayu merupakan hal utama.

Walaupun bahan limbah, kualitas juga sangat ditentukan yang terbaik. Kualitas kerajinan merupakan jaminan bagi usaha ini. Sebab, jika bahan limbah yang digunakan buruk dan diproduksi dengan sekreatif mungkin, hasil yang didapatkan tidak akan bernilai jual tinggi tentunya.

Ide-ide terbaik dan segar dari Hermawan tidak akan kalah dari pesaing-pesaing dari perusahaan lain yang sejenis. Desain dari setiap kerajinan dan suvenir selalu dikembangkan dan diperbarui demi mengikuti tren yang ada.

Setiap minggunya Hermawan juga memiliki target desain baru bagi karyawannya sehingga inovasi desain tidak akan terpaku dengan satu produk saja. Kini saatnya yang muda yang berusaha, jangan mau jadi pemuda milenial yang hanya tahu teknologi. Dengan ide kreatif, kita dapat memanfaatkan lingkungan dengan cerdas dan bijak sehingga menghasilkan pundi-pundi uang bagi kehidupan. EKI

YOGAWANTO

GEN SINDO

Universitas Negeri Jakarta