Edisi 12-01-2019
Sudan Tawarkan Investasi ke Indonesia


JAKARTA – Sudan menawarkan kepada para pengusaha Indonesia untuk menanamkan modal di berbagai sektor, terutama perminyakan, pertambangan, dan pertanian di negara itu.

“Kami senang Indonesia menyelenggarakan Forum Indo nesia-Afrika tahun lalu di Bali dan kami menawarkan kepada pengusaha Indonesia, khu sus nya peluang-peluang usa ha dan pasar di Sudan,” kata Duta Besar Sudan untuk Indonesia Elsid dieg Abdulaziz Abdalla dalam wawancara dengan be berapa wartawan di Jakarta ke marin ter kait dengan Hari Kemer dekaan ke-63 Republik Sudan yang jatuh pada 1 Januari 2019.

Dia mengatakan, Sudan de - ngan dukungan infra struk tur yang memadai juga bisa men - jadi pin tu bagi produk-pro duk impor dari Indonesia atau di - buat peng usaha Indonesia di Su dan untuk dipasarkan di ne - gara-negara tetangga.

“Kami mengimpor mobil-mobil dan ban dari berbagai negara dan me ngapa tidak pasarnya di - man faatkan oleh para peng - usa ha Indonesia,” ujarnya. Selain untuk pasar Sudan, me nurut dia, pengusaha Indo - ne sia juga dapat mengekspor produk-produk ke negara-ne - gara tetangga Sudan.

Republik Sudan yang berpenduduk seki - tar 42 juta jiwa adalah negara yang terletak di timur laut Be - nua Afrika. Sebelum referen - dum yang memisahkan Sudan menjadi dua bagian, Sudan me - rupakan negara terluas di Afri - ka dan di daerah Arab, serta ter - luas kesepuluh di dunia.

Kini, negara ini berbatasan dengan Mesir, Republik Demo - kratik Kongo, Sudan Selatan, Etiopia, Afrika Tengah, Chad, dan Libia. Empat negara yaitu Chad, Afrika Te ngah, Sudan Se latan, dan Etio pia merupa - kan empat negara yang tak me - miliki laut dan su dah ter hu - bung de ngan jalan ra ya dengan Sudan.

Negara Bagi an White Nile, Ge darif, Kassala, dan Ge - zira dapat dimanfaatkan peng - usaha Indo nesia untuk pe na - naman gan dum dan kapas. Per tambangan emas dan mi neral lainnya dapat dilakukan di wilayah Darfur, Shi ma lia, dan Gedarif.

Kapasitas produksi emas Sudan saat ini men capai 80.000 ton/tahun ma sih di ba - wah target, yaitu 100.000 ton/ tahun. Menurut infor ma si dari Pemerintah Su dan, kan dungan emas dan mineral Sudan tersebar di 60% wi layah nya.

Dubes Elsiddieg juga me - nga ta kan, para pengusaha dari Ti mur Tengah seperti Arab Saudi, Qa tar, Uni Emirat Arab, dan Ya man, telah menanam - kan modal di Sudan. “Kami be - lum merasa puas dengan kerja sama per dagangan Sudan dan Indonesia,” katanya.

ant