Edisi 12-01-2019
Warga Diminta Waspadai Erupsi Susulan Gunung Agung


KARANGASEM - Aktivitas vulkanik Gunung Agung di Karangasem, Bali masih labil pascaerupsi, Kamis malam (10/1).

Hingga kini sistem pipa magma kawah Gunung Agung yang kian terbuka membuat gunung masih berpotensi ting - gi mengalami erupsi susulan tanpa perlu banyak gempa. Berdasarkan informasi Pos Pengamatan Gunung Api Agung di Desa Rendang, Ke camat an Rendang, Karangasem, Bali, kemarin pagi kondisi Gu - nung Agung pascaerupsi tam - pak masih mengeluarkan embusan asap tipis.

Keting gi - an asap kurang dari 100 meter dari puncak gunung. Sesuai rekaman seismograf dalam enam jam terakhir mu lai pukul 00.00 hingga 06.00 Wita, terekam 2 kali gempa embusan dengan amplitudo 1-1,5 m berdurasi 8-11 detik.

Selain itu, terekam 1 kali gem pa vulkanik dangkal dengan ampli tudo 2 milimeter ber du ra si 12 detik. Kepala Pos Pengamatan Gu - nung Api Agung, Pusat Vul ka - nologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Dewa Made Mertayasa menyatakan pas ca - erupsi aktivitas vulkanik da lam perut Gunung Agung ma sih sangat labil.

Erupsi susulan bisa terjadi sewaktu-waktu tan pa memerlukan gempa yang ba - nyak seperti erupsi se belumnya. Meski demikian, hing ga kini PVMBG belum meningkatkan status Gunung Agung. “Saat ini status Gunung Agung masih ditetapkan ber - ada di level tiga atau siaga, de - ngan zona ancaman bahaya da - lam radius 4 kilometer dari puncak gunung.

Untuk itu, ma syarakat diimbau tidak me - la kukan aktivitas maupun pen da kian dalam radius ber ba - ha ya tersebut,” katanya. Di sisi lain, warga Desa Abang Batu Dinding, Keca matan Kin - ta mani, Kabupaten Bangli, Bali mulai waswas akibat daerahnya paling parah terpapar hujan abu vulkanik Gunung Agung kema - rin siang.

Untuk mengantisipasi keru gian yang besar, para petani setempat mulai melakukan pe - nyiraman terhadap tana man - nya yang terpapar abu. Kepala Desa Abang Batu Dinding I Made Diksa menga - ta kan, hujan abu vulkanik me - landa wilayah ini pada Kamis (10/1) selama setengah jam setelah -Gunung Agung meng - alami erupsi magmatik.

Akibatnya, paparan abu vulkanik ba nyak menempel di ken da ra - an bermotor hingga tanaman pertanian warga. “Untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan, pe - tani langsung melakukan penyiraman sebab seperti peng - alaman sebelumnya dam pak paparan abu vulkanik bisa me - nyebabkan tanaman teran cam mati,” kata dia.

sindonews