Edisi 12-01-2019
Bawa Celurit, Dua Pelajar SMP Nekat Jambret Ponsel


DEPOK – Tiga anak di bawah umur ditangkap petugas Polresta Depok. Ketiganya yakni KR, 14, K, 14, dan GS, 16.

Dua pelaku yaitu KR dan K masih berstatus pelajar SMP di Depok. “Dua pelaku diamankan di Cisalak dan satu di Curug, Kecamatan Cimanggis,” kata Ka subbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus kemarin. Mereka melakukan tindak pidana pemerasan dan pengancaman terhadap G, 12, di Jalan H Kantong tepatnya sam ping pintu tol Cisalak.

Saat itu kor - ban sedang nong - krong ber sama te - man-temannya. Tiba-tiba datang tiga pelaku mem bawa sen - jata tajam. “Mereka membawa celurit, ke - mudian mengancam korban untuk me nye - rahkan ponselnya,” ujarnya. Pelaku mengan - cam akan me lukai korban jika tidak mem berikan ponsel.

Karena keta kut an, korban pun mem beri kan ponselnya. Sete - lah itu, me re ka melarikan diri. Korban ke mudian mengadu ke temannya yaitu KN, 16. “Ka re - na saksi me ngetahui kelompok remaja pe la ku yang dia kenal, lalu meng ajak korban untuk me minta pon sel yang dibawa pe laku.

Sayangnya ketika ber te - mu para pe laku, mereka tidak meng akui nya,” ungkap Firdaus. Petugas yang sedang patroli kemudian mendatangi keru - mun an remaja. Ketika diham - piri, korban menceritakan keja - di an yang menimpanya.

“Korban dan pihak diduga pelaku langsung diamankan ke Polsek Cimanggis. Setelah masingmasing diinterogasi, para pela - ku akhirnya mengakui perbuat - an nya,” katanya. Tiga pelaku yang ditangkap memiliki peran masing-ma - sing. GS berperan mengancam korban dengan celurit, lalu me - minta ponsel.

KR yang me nyim - pan ponsel hasil rampasan, se - dangkan K yang memiliki ide pe - rampasan. Di tempat terpisah, seorang pembegal sepeda motor tewas akibat terjatuh saat dikejar kor - bannya di kawasan Taman Men - teng, Bintaro Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kemarin. Kapolsek Pondok Aren Kom pol Yudho Huntoro me - nga takan, jasad pelaku telah di - ba wa ke RSUD Kabupaten Ta - nge rang dan belum ada ke lu ar - ga yang mengambilnya.

“Iden - titas pelaku tidak ada. Petugas hanya menemukan handphone milik pelaku,” ucapnya. Peristiwa ini bermula saat korban sedang asyik nongkrong di kawasan Bintaro. “Kor ban - nya empat orang. Cewek dua, co wok dua. Mereka berpa sang - an. Katanya pulang kerja, lalu nongkrong di Bintaro.

Tiba-tiba mereka didatangi pe la ku yang berjumlah empat orang,” ujar Yudho. Pelaku yang ber bon - cengan menghampiri kor - ban yang asyik nong - krong kemudian me no - dongkan senjata tajam ke arah korban.

“Pe laku meng am bil ponsel dan me minta uang. Me reka juga membawa satu mo tor kor ban, lalu ka bur ke arah Bintaro Plaza,” katanya. Awalnya korban tidak me ngejar, baru setelah pelaku agak jauh, kor ban memberanikan mengejar de - ngan motor. Pelaku yang tahu di - kejar kemudian ngebut.

Setibanya di tikungan kawasan Ta man Menteng, ban motor pe la ku slip hingga pelaku hilang ken dali dan terjatuh. “Teman-te mannya ber hasil kabur,” ucap nya. Kasus begal pertama di awal 2019 ini langsung menyebar melalui grup WhatsApp (WA).

“Memang di kawasan Bintaro Jaya aksi begal marak. Biasanya pelaku beraksi dengan naik motor berempat atau berdua. Mereka juga menggunakan senjata tajam,” kata Bagus, warga Pondok Aren, Tangsel.

r ratna purnama/ hasan kurniawan