Edisi 12-01-2019
Kemenpar Percepat Recovery Destinasi Wisata


SERANG - Kementerian Pariwisata mempercepat recovery pas - ca-tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, stra tegi pemulihan sektor pariwisata pasca tsu na mi Selat Sunda dilakukan de ngan segera mengeksekusi dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat. “Kita di sini sepakat menggaungkan Selat Sunda bangkit.

Silakan dana DAK masing-masing Rp9 miliar untuk Banten dan Rp33 miliar untuk Lam pung bisa digunakan untuk mem percepat recovery,” ujar Men par Arief Yahya dalam Ra pat Koordinasi Strategi Pe mu lih an Sektor Pariwisata Pasca Tsu nami Selat Sunda di Hotel Mar bella, Anyer, Serang, Ban ten, kemarin.

Menurut Arief, ada empat poin penting yang akan dila kukan Kementerian Pariwisata, yakni performa sektor pariwisata mitigasi bencana, kerugian eko nomi, dan dukungan kementerian/lembaga industri ter kait.

“Ada tiga tahap dalam mi tigasi bencana, yaitu tahap darurat (selesai pada 9 Januari kemarin), tahap rehabilitasi, dan tahap normalisasi. Tahap rehabilitasi seperti pemulihan SDM, pemasar an dan pemu lih an destinasi,” ungkap Menpar Arief.

Sementara itu, perbaikan jalan, air, dan listrik, dilakukan dengan berkoordinasi bersama kementerian terkait. Adapun untuk rumah-rumah penduduk yang hancur, bisa meng gan deng OJK untuk memberikan keringanan bunga. “Kita juga menyiapkan 20 event nasional dan 3 event internasional untuk pemulihan pemasaran,” tam bah Menpar Arief.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan bahwa Pemda Banten telah melakukan berba gai upaya, di antaranya pem buat an hunian sementara, kerja sama dengan BNPB dan PUPR untuk membangun hunian tetap, serta rekonstruksi aksesibilitas meliputi perbaikan jalan dari Carita hingga Tanjung Lesung.

ichsan amin



Berita Lainnya...