Edisi 12-01-2019
Salah Perhitungan


VALENCIA–Keputusan Ernesto Valverde melakukan rotasi pemain pada legpertama babak 16 besar Copa del Rey kontra Levante berakhir bencana.

Namun, pelatih Barcelona itu tetap membela kebijakannya, meski berakhir kekalahan 1-2. Valverde memutuskan melakukan uji coba saat mengunjungi Levante di Estadio Ciudad de Valencia, Jumat (11/1). Nakhoda asal Spanyol itu menyimpan seluruh pilarnya di lini belakang dan menurunkan pelapis serta pemain muda.

Valverde memilih Jeison Mu rillo, Nelson Semedo, Chu mi Brandariz, dan Juan Mi ran da untuk menjaga pertahanan. Di lini tengah dan depan, dia ma sih memainkan punggawa, seperti Arturo Vidal, Sergio Busquets, Philippe Coutinho, Ousmane Dembele.

Namun, Lionel Messi dan Luis Suarez diistirahatkan. Sialnya, hasil yang diraih ti - dak sesuai rencana. Harapan meraih kemenangan tandang justru berubah menjadi petaka lantaran tuan rumah bisa mencetak dua gol lebih dulu lewat Erick Cabaco (4) dan Borja Mayoral (18).

Lebih mengejutkan lagi, Barcelona belum bisa melesakan gol balasan hingga menjelang akhir pertandingan. Tim tamu baru bisa sedikit tersenyum setelah mendapat hadiah penalti pada menit ke-85 yang bisa dimaksimalkan Coutinho.

“Skuad yang saya pilih adalah pemain yang dianggap bisa memberi kami peluang terbaik untuk menang. Kami harus mengakui fakta bahwa kami perlu merotasi pemain. Dan, melakukan hal ini di laga apa pun sangat berisiko, apakah itu di Primera Liga, Copa del Rey, atau Eropa,” ucap Valverde, dilansir Marca.

Komentar serupa diutara - kan Carles Alena. Gelandang muda berusia 21 tahun itu eng - gan mencari-cari alasan ke kalah an yang diderita timnya. Dia menyebut rotasi yang dilakukan Valverde tidak bisa dijadi - kan kambing hitam.

“Kami tidak boleh mengguna kan rotasi pemain sebagai alasan. Kami tidak bermain de - ngan baik, secara individu atau - pun kolektif. Kami jarang ber - main bersama di laga resmi dan hasilnya bisa terlihat. Padahal, kami berlatih bersama setiap hari dan mengenal satu sama lain,” kata Alena.

Hasil memalukan ini membuat rekor tidak terkalahkan Barcelona selama sembilan laga beruntun di semua kompetisi harus berakhir. Bahkan, ini pertama kalinya lagi El Azulgrana terjungkal di Copa del Rey setelah dipermalukan Espanyol 0-1 saat leg pertama perempat final edisi 2017/2018.

Kabar baiknya, kans Barcelona melaju ke perempat final masih terbuka. Berkat penalti Coutinho, klub Katalan itu pu nya keuntungan gol tandang. Artinya, Malcolm dkk hanya perlu menang 1-0 pada leg kedua yang akan berlangsung di Camp Nou, Jumat (18/1).

“Ini membuat kami ber kesempatan mengevaluasi kemampuan pemain saat menghadapi masa sulit. Debut Jeison Murillo? Saya sangat gembira un tuknya. Dia mendapat pengalaman tentang pertandingan seperti ini. Dia juga bisa menunjukkan sikap yang bagus kepada pemain muda lainnya,” ucap Valverde.

Meski demikian, Valverde te tap mengkritik beberapa pe - mainnya, di antaranya Cou tin - ho. Meski berhasil mencetak gol dari titik putih, bukan ber arti ba kal terus masuk starting lineup Barcelona. Menurut dia, ge - lan dang asal Brasil itu harus ber - juang keras untuk men da pat - kan tempat.

“Dia harus be kerja keras untuk mengubah ke - adaan. Dia tidak bahagia dan ha - rus berjuang. Namun, dia sa lah satu pemain yang selalu men - dapat tempat dan akan mem - berikan yang terbaik,” kata mantan pelatih Valencia itu.

Valverde berharap hal ini bisa memberi dampak positif pada laga berikutnya. Dengan melakukan rotasi, dia berharap para pilar di lini depan bisa tampil bugar saat menjamu Eibar di Camp Nou pada lanjutan Primera Liga, Senin (14/1).

m mirza