Edisi 12-01-2019
Senjata Baru Persija


JAKARTA –Persija Jakarta kembali memperkenalkan rekrutan anyarnya, Jahongir Abdu muminov, kemarin.

Pemain tim nasional Uzbe kistan itu akan menjadi senjata baru di lini te ngah Macan Kemayoran. Jahongir akan mem perkuat tim Ibu Kota untuk satu musim ke depan. Jahongir menjadi pemain asing kedua yang direkrut Persija untuk menghadapi musim 2019.

Sebelumnya, Macan Kemayoranjuga merekrut gelandang baru, Bruno Matos, untuk mengisi satu slot yang ditinggalkan Renan Silva yang kontraknya tidak diperpanjang. Bergabungnya Abdumuminov membuat slot pemain asing Persija menjadi empat orang setelah Marko Simic memutuskan bertahan dan Rohit Chand yang saat ini masih melakukan negosiasi kontrak.

Meski demikian, nama terakhir disebut-sebut berpeluang meninggalkan tim Ibu Kota. Perekrutan Abdumuminov sebagai upaya antisipasi manajemen jika harus melepas Rohit Chand. Apalagi, posisi bermain keduanya sama dan mampu beroperasi baik sebagai gelandang tengah maupun gelandang bertahan.

“Dia pemain bagus. Dia juga pemain tim nasional Uzbekistan. Mudahmudahan dia bisa menunjukkan permainan terbaiknya di Persija. Perekrutan Jahongir kami rasa sangat bagus,” ujar Gede dilansir laman Persija kemarin.

Dari data yang dihimpun, pemain berusia 25 tahun itu sebelumnya memperkuat Istiqlol Dushanbe yang bermain di kasta tertinggi sepak bola Tajikistan. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, dia tercatat memperkuat tiga klub, yakni Mash’al Mubarek (Uzbekistan), Metallurg BK, dan Sogdiana Jizzakh, sebelum hijrah ke Dushanbe.

Bersama timnas Uzbekistan, pemain dengan nilai pasar 250.000 euro itu baru tampil sebanyak dua kali. Dia juga tercatat pernah memperkuat timnas pada jenjang usia 19, 20, dan 23 tahun. Di Persija, pemain berpostur 185 sentimeter itu akan mengenakan nomor punggung 77.

Terkait kontraknya, Abdumuminov mengaku sangat senang bisa bergabung dengan Persija sekaligus mencicipi kompetisi sepak bola di Indonesia. Dia sudah tidak sabar untuk tampil di depan suporter yang menurutnya sangat loyal kepada tim. “Pemain pasti akan tambah semangat jika ditonton puluhan ribu orang.

Saya secepatnya akan beradaptasi dengan sepak bola Indonesia. Tidak sabar untuk tampil bersama Persija,” tambahnya. Kabar terbaru juga datang dari mantan bek Persija, Jaimerson da Silva. Pemain berkebangsaan Brasil itu memutuskan menerima pinangan Madura United dan menjadi pemain asing ketiga yang direkrut manajemen.

Pemain berusia 28 tahun itu dikontrak untuk satu musim ke depan dan akan mengenakan nomor punggung 5. Kesepakan dengan Jaimerson juga menjadikan Madura United hanya menyisakan 1 lagi slot pemain asing yang diproyeksikan untuk posisi striker.

“Dengan selesainya proses penandatanganan kontrak dengan Jaime, rekrutmen pemain Madura United sudah hampir selesai,” Manajer Madura United Haruna Soemitro. Kejutan juga datang dari kubu Barito Putra yang melepas kapten tim Hansamu Yama ke Persebaya Surabaya.

Penyebabnya, Hansamu yang sudah empat musim berseragam Laskar Antasariingin lebih dekat dengan keluarga lantaran dalam waktu dekat akan segera menikah. Didampingi kedua orang tuanya, Hansamu mengungkapkan perasaannya di hadapan Hasnuryadi dan tim manajemen Barito.

“Mohon maaf sebelumnya Pak, saya sudah beristikharah dan berpikir sekali untuk tetap di Barito. Namun, saya tidak bisa melanjutkannya dan musim ini saya memilih ke Persebaya. Alasannya, awal tahun ini juga saya insya Allah melaksanakan pernikahan dengan calon istri saya yang sudah sepakat untuk menetap di Mojokerto,” ungkapnya.

Owner Barito Putra Hasnuryadi Sulaiman menyatakan, memaklumi pilihan Hansamu Yama. Menurut dia, manajemen sudah berusaha membuat dirinya tetap nyaman dan bertahan di Barito Putra. “Ini sudah menyangkut kebahagiaan keluarga, kami sangat memaklumi dan mengikhlaskannya. Semoga di lain waktu bisa bekerja sama lagi,” ujarnya.

abriandi

Berita Lainnya...