Edisi 12-01-2019
Sir Murray Menyerah


MELBOURNE – Andy Murray akhirnya menyerah mengatasi masalah cedera pinggul yang dideritanya dalam dua tahun terakhir.

Murray merasa tidak akan mampu tampil di Wimbledon 2019. Bahkan, Australia Terbuka bisa menjadi turnamen terakhir dalam kariernya.Petenis Inggris Raya berusia 31 tahun ini memang terus berjuang untuk pulih setelah menjalani operasi pinggul pada Januari 2018.

Dia juga telah memainkan 14 pertandingan sejak kembali ke lapangan pada Juni 2018 lalu. Namun, Murray mengaku sudah tidak kuat menghadapi rasa sakit cederanya yang tidak kunjung pulih. “Saya tidak yakin bisa mengatasi rasa sakit ini selama empat atau lima bulan ke depan,” kata Murray, dilansir theguardian.

“Saya ingin pergi ke Wimbledon dan pensiun, tetapi saya tidak yakin saya bisa melakukannya,” sambungnya. Sebelumnya, Murray sangat bersemangat untuk bisa kembali pulih pada tahun ini. Apalagi, dia mengakhiri musim ATP Tour 2018lebih cepat pada September lalu.

Hal itu dilakukan untuk menghabiskan waktu dengan spesialis rehabilitasi, Bill Knowles. Namun, dia terlihat masih tampak kurang dari level yang diperlukan ketika bermain dengan Novak Djokovic dalam pertandingan latihan terbuka di MelbournePark, Kamis (10/1).

Meski begitu, petenis yang mendapatkan gelar Sirdari Kerajaan Inggris itu, mengatakan masih berniat untuk memainkan pertandingan putaran pertama di Australia Terbuka melawan unggulan 22 asal Spanyol Roberto Bautista Agut, pekan depan.

Namun, Murray juga belum yakin apakah bisa menjalani permainan atau tidak. Sebab, dia kerap merasakan sakit di bagian pinggulnya ketika melakukan pukulan. “Saya sudah sangat kesakitan selama sekitar 20 bulan.

Saya sudah cukup banyak melakukan semua yang saya bisa untuk mencoba dan membuat pinggul saya merasa lebih baik dan itu tidak membantu banyak,” ucap Murray. “Saya berada di tempat yang lebih baik daripada enam bulan yang lalu, tetapi saya masih sangat kesakitan,” lanjutnya.

Murray adalah petenis Inggris Raya terbaik pada era terbuka setelah Fred Perry. Debut profesional pada 2005, Murray punya tiga gelar grand slam, yakni dua Wimbledon (2013 dan 2016) dan AS Terbuka (2012).

Dia memiliki rekor menang-kalah, 663-190, Murray sebenarnya masih ingin tampil di Wimbledon terakhirnya musim panas nanti. Meski hal itu masih menunggu perkembangan kondisi fisiknya. Rencana pensiun Murray memang sudah diprediksi banyak pengamat maupun mantan petenis, termasuk Chris Evert.

“Saya merasa kesakitan ketika melihatnya. Saya merasa itu tidak sama dengan Andy (Murray) dua atau tiga tahun yang lalu. Saya pikir dia akan tahu dalam tiga bulan pertama pada tahun ini, apa rencana masa depannya,” paparnya.

raikhul amar

Berita Lainnya...