Edisi 13-01-2019
Khofifah Garap WNI di Arab Saudi


JAKARTA - Penggalangan dukungan oleh Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) untuk pemenangan pasangan caprescawapres Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019 terus dilakukan.

Kali ini penggalangan dukungan dilakukan di Arab Saudi. JKSN bersama sekitar 800- an warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi berkumpul mendeklarasikan dukungan pemenangan capres-cawapres nomor urut 01 di Ballroom Hotel Alwaha, Jeddah, Jumat (11/1) malam pukul 18.30 waktu setempat.

Ini deklarasi keempat JKSN di luar negeri untuk peme nang an Jokowi-Ma’ruf. Sebelum nya deklarasi digelar di Taipei Main Station, China Taipei, pada 23 Desember 2018; Victoria Park, Hong Kong, pada 25 November 2018; dan Kuala Lumpur, Malaysia, pada 21 Oktober 2018.

Penggagas JKSN Khofifah Indar Parawansa mengajak WNI di Arab Saudi bersamasama berjuang dan berikhtiar bersama memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Menurutnya, berbagai ikhtiar telah dilakukan, termasuk rombongan JKSN Pusat yang dipimpin Ketua Dewan Penasihat JKSN KH Asep Saifuddin Chalim yang tak henti mendoakan petahana di tempat-tempat mustajab selama ibadah di Makkah.

“Tentu harapannya masyarakat Indonesia sejahtera dan akan ada proses yang memutus mata rantai kemiskinan. Ini harapan kita untuk membawa Indonesia berkemajuan,” kata Gubernur Jatim terpilih 2019- 2024 itu dalam keterangan tertulisnya yang diterima KORAN SINDO kemarin.

Khofifah menambahkan, Indonesia berdasarkan prediksi Pricewater houseCoopers (PwC) akan masuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2050. Di akhir arahannya, Khofifah mengajak seluruh peserta deklarasi menghadiri serta mendoakan kesuksesan acara istighasah dan doa untuk keselamatan bangsa yang akan digelar PP Muslimat NU di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, 27 Januari mendatang.

Ketua Umum JKSN Pusat KH M Roziqi Yasir mengatakan, JKSN merasa perlu menggalang dukungan di Arab Saudi karena di daerah pemilihan ini, pada Pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) kalah dari Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Data Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah mencatat, Prabowo- Hatta saat itu meraih 5.626 suara (51,22%) mengungguli Jokowi-JK dengan 5.357 suara (48,78%) dari total suara sah 10.983. “Kali ini untuk Arab Saudi diharapkan Pak Jokowi- Kiai Ma’ruf bisa menang mutlak.

Melihat banyaknya peserta yang hadir, insyaallah membawa pertanda kemenangan,” tandas Kiai Roziki. Sementara itu Ketua JKSN Arab Saudi Imron Masyhudi meyakini mayoritas pekerja migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), akan sepenuhnya mendukung Jokowi-Ma’ruf.

“Setidaknya 70% lebih insyaallah Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf menang di Arab Saudi,” kata Imron. Imron menambahkan, JKSN dideklarasikan di Arab Saudi karena WNI di negara ini merasakan kerja nyata Jokowi selama hampir lima tahun memimpin.

Di antaranya pemerintahan Jokowi mene tap kan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, mengem ba li kan aset-aset ekonomi yang dikelola asing kepada anak bangsa (termasuk Freeport), serta perluasan Kartu Indo ne sia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), serta pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan.

abdul rochim