Edisi 13-01-2019
Intuisi Berdasarkan Kebutuhan Pasar


Keputusan Hendrik untuk terjun lebih awal ke dunia ecommerce memang tepat. Intuisi sebagai seorang entrepreneur dibuktikan dengan melihat tren di masa datang.

Namun, menurut Hendrik, hal tersebut bukan hanya karena ada sense pada dirinya sebagai seorang pelaku usa ha, melainkan dari pasar yang juga memberikan tanda-tanda serta masukan cukup banyak. Hendrik memberi contoh ketika Bhinneka memutuskan untuk masuk kesegmen bussiness to bussiness (B2B) karena permintaan pelanggan.

“Saat itu ada satu pelanggan kami dari perusahaan minyak. Dia mengurusi banyak perusahaan juga di seluruh Indonesia dan selalu banyak permintaan yang harus dipenuhi. Pelanggan itu meminta kami untuk menyediakan satu situs yang dapat menawarkan beberapa barang untuk dipilih.

Kami menanggapi tantangan tersebut dengan membuat situs yang mereka inginkan dan ternyata memang sangat bagus sekali,” kenang pria berkacamata itu. Masukan dari pelanggan, ampuh untuk menjawab kebutuhan pasar. Dibutuhkan keberanian untuk mencoba, lalu di kembangkan, karena selalu ada peluang.

Dan itu, ujar Hendrik, harus di gunakan sebaik mungkin. Platform digital kini banyak diciptakan oleh generasi muda untuk menjadi solusi atas semua permasalahan. Tidak menutup kemungkinan banyak inovator mu da yang juga membuat startup seperti Bhinneka.

Menawarkan belanja daring bagi perusahaan. Menurut Hendrik, hal itu memang dimungkinkan karena peluangnya sangat besar. Dia pun memberi pesan, “Coba untuk peluang usaha ini dengan model vertikal karena kita tidak bisa bermain dengan sistem horizontal lagi.

Misalnya seseorang kuat untuk berjualan besi, yasilakan berjualan yang semua terbuat dari besi. Vertical market menjadi peluang yang dapat diraih sekarang ini.” Impian Hendrik kini adalah Bhinneka bisa menjadi superwebsite dalam B2B.

Menurutnya, dalam sebuah perusahaan tidak mungkin mereka hanya membeli satu ba rang. Mereka dipastikan masih membutuhkan produk lain atau juga dalam bentuk berbeda seperti travel untuk karyawan dan kebutuhan lain karyawan.

“Itu yang ingin kami rangkul nanti, bukan hanya keperluan perusahaan, melainkan juga kebutuhan karyawannya,” ucap Hendrik, bangga. Bhinneka sekarang sudah bekerja sama dengan loket.com sehingga kebutuhan bepergian perusahaan bisa dipenuhi. Tiket menonton bioskop juga tidak ketinggalan, bahkan pengajuan kredit barang pun bisa dilakukan.

ananda nararya