Edisi 11-02-2019
Tanggul Jebol, Tiga Warga Bandung Tewas


BANDUNG - Tanggul jebol yang menyebabkan banjir menerjang Kompleks Jati Endah Regency, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat hingga memakan korban jiwa.

Tiga warga meninggal dunia karena terseret arus deras serta belasan lain - nya luka berat dan ringan. Bupati Bandung Dadang Naser mengatakan, ada be be - rapa soal sehingga terjadi banjir bandang setelah tanggul sungai jebol. Mulai dari petani yang tidak menerapkan aturan dalam bercocok tanam hingga pengembang nakal. “Salah satu penyebabnya, pola menanam petani yang ti - dak pakai sabuk gunung. Ma - kanya ketika hujan, air lang - sung turun. Kalau pakai sabuk, air jadi tertahan. Selain itu me - reka tidak mengindahkan un - tuk menanam tanaman te ga - kan,” kata Dadang di lokasi ben cana kemarin.

Diketahui, kawasan Cileng - krang posisinya tepat berada di lereng pegunungan. Banyak permukiman penduduk di ba - ngun di daerah lereng gunung. Tak hanya itu, di bagian hulu juga terdapat areal pertanian serta hutan. Daerah tersebut menjadi kawasan resapan air. Selain itu padatnya pem ba - ngunan d i Bandung timur juga menggerus keberadaan sungai kecil. Padahal sungai itu selama ini menjadi jalan air dari hulu melalui lereng hingga ke hilir. “Ini Anak Sungai Cipamo kolan, anak sungainya (sam ping) di - benteng, tapi tidak pakai beton sehingga jebol ka rena tidak ada tulangnya. Hasil evaluasinya seperti itu,” jelas Dadang.

Pantauan di lokasi, benteng tersebut langsung menghadap ke perumahan warga dengan ja rak yang sangat dekat. Ting - gi nya debit air tak mampu di - tahan oleh benteng yang di - buat dari fondasi batu. “Ini jadi perhatian, kalau ada rumah di pinggir sungai, bentengnya harus dilihat di - beton atau enggak. Harus di - pantau. Kalau enggak, siapa yang tanggung jawab, itu kan pengembang,” tandasnya. Ketika disinggung apakah banyaknya pembangunan di Ka wasan Bandung Utara (KBU) turut menjadi penyebab banjir, Dadang menegaskan, per izin - an KBU sangat ketat.

Sebelum keluar izin mem ba ngun, harus ada analisis teknisi dari gu - bernur atau reko me ndasi gu - ber nur. “Di KBU yang biasanya boleh terbangun 20%. Sekitar 80% harus hijau. Nah ini perumahan mana yang bangun di KBU, 80%-nya di hi jaukan apa enggak,” im buh nya. Kepala Humas Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan, tim SAR ga bung - an melakukan evakuasi korban yang terjebak banjir. “Setelah mendapat laporan, kami lang - sung berkoordinasi dengan unsur di lapangan dan segera me lakukan evakuasi warga yang terdampak banjir. Tim SAR gabungan berhasil men - evakuasi seluruh warga ter - dampak banjir ke tempat yang lebih aman,” kata Joshua ke - marin. Tercatat ada tiga korban jiwa, yakni Phida, 40, Raifan, 1, dan Hani, 25.

Proses pembersihan ter ha - dap rumah, kendaraan, dan fasilitas warga korban banjir bandang akibat tanggul jebol di Kompleks Jati Endah Regency, Kelurahan Jati Endah, Ke ca - matan Cilengkrang, Ka bu pa - ten Bandung kemarin telah di - lakukan. Sejumlah alat berat di k erah kan untuk mengambil be - batuan, lumpur, dan material lainnya yang berserakan di sekitar lokasi.

Arif budianto