Edisi 11-02-2019
BRI Dukung KUR Peternakan Rakyat


JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendukung peluncuran program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digagas pemerintah, yakni KUR Khusus Peternakan Rakyat, di Lapangan Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

KUR Khusus Peternakan Rakyat merupakan perluasan jenis KUR dimaksudkan menggerakkan sektor ekonomi tradisional di perdesaan yang dikelola rakyat. Direktur Mikro dan Kecil Bank BRI Priyastomo mengatakan, sebagai salah satu bank yang ditunjuk pemerintah un - tuk menyalurkan KUR Khusus Peternakan Rakyat, BRI memfasilitasi kegiatan ini dengan melibatkan 5.000 warga yang memadati Lapangan Pandesari. Dalam acara tersebut, juga diselenggarakan video conference dengan 1.000 peternak di lima wilayah berbeda, yakni di Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Garut, Kabupaten Magelang, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Sumba Timur.

Dalam kesempatan itu, perseroan turut menyerahkan secara simbolis KUR Khusus Peternakan Rakyat kepada enam peternak senilai total Rp631 juta sekaligus pemberian bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa lima instalasi biogas dan empat mesin pencacah pakan ternak kepada para kelompok peternak. BRI telah menyalurkan KUR Peternakan sebesar Rp4,2 triliun kepada lebih dari 190 ribu peternak dengan penyebaran penyaluran KUR Peternakan terbesar di Provinsi Jawa Tengah (24%), Jawa Timur (22%), Sulawesi Selatan (16%), dan Lampung (10%), yang merupakan wilayah potensial peternakan.

”KUR Khusus Peternakan Rakyat diluncurkan dalam mendukung KUR sektor produksi,” kata Priyastomo. Tidak hanya itu, KUR ini merupakan salah satu bentuk dukungan pembiayaan kepada peternak untuk mengembang - kan usahanya dengan pola khusus. Dia pun memaparkan, skema ini berupa pemberian KUR kepada peternak yang mengelola usahanya secara bersama dalam kelompok atau klaster dengan memiliki mitra sebagai off-taker (penjamin pasar). Dengan demikian, peternak akan memiliki kepastian akses pemasaran.

”Kami berupaya menyukseskan program KUR termasuk KUR Khusus Peternakan Rakyat sebagai bentuk komitmen BRI untuk mendukung program-program pemerintah yang bertujuan menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan langsung menyentuh grass-root,” katanya. Sepanjang tahun 2018 lalu, BRI telah menyalurkan KUR dengan total mencapai Rp80,2 triliun kepada lebih dari 3,9 juta debitur di seluruh Indonesia. Apabiladitotal, sejaktahun2015 hingga 2018 jumlah KUR yang disalurkan BRI mencapai Rp235,4triliunkepada lebihdari 12,6 juta pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Dengan diluncurkannya KUR Khusus Peternakan Rakyat diharapkan dapat membuka peluang bagi para peternak mengakses permodalan dalam mengembangkan usahanya. Selain itu, hal ini bisa juga mendorong terbentuknya klaster- klaster usaha peternakan yang akan mendukung terwujudnya ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Bukan hanya itu, dalam jangka panjang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para peternak.

”Kenapa kita perlu menyalurkan KUR secara besar-besaran, karena kita sangat perlu mengembangkan peternakan. Sementara rakyat juga sangat akrab dengan peternakan,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.

Kunthi fahmar sandy