Edisi 11-02-2019
Maret , Penumpang Udara Meningkat


JAKARTA–Penurunan jum lah penumpang se tiap tahun hampir terjadi pada setiap penerbangan di Indonesia karena kondisi low season.

Angkutan penumpang udara d i perki rakan akan kembali naik pada Maret mendatang. “Kami melihat penurunan jumlah penumpang angkutan udara itu sebuah siklus ta hun an. Januari-Februari bisa saja tu - run, tapi pada Maret bia sa nya akan meningkat kembali ter - utama karena belanja APBN sudah mulai berjalan,” ung kap Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Per hu bu - ngan (Kemenhub) Po la na B. Pra - mesti seusai melakukan kampanye keselamatan penerbangan di Bandara Soe karno-Hatta, Ta - ngerang, Banten, kemarin.

Menurut Polana, pe nu run - an jumlah penumpang terjadi saat ini tidak terkait dengan tarif tiket penerbangan karena tarif tiket yang berlaku saat ini berada dalam batas wajar. Ar ti - nya, pola tarif sesuai aturan atau berada di kisaran batas bawah serta batas atas. “Saya kira tidak ada yang melanggar selama se - suai dengan aturan tarif batas atas dan batas ba wah ber da - sarkan PM 14 2016,” katanya. Pengamat penerbangan, Al - vin Lie mengungkapkan, jum - lah penumpang Januari 2018 dan Januari 2019 turun sekitar 10%. Namun, dia me nam pik anjloknya jumlah pe num pang disebabkan pengaruh penerapan tarif bagasi ber bayar.

“Kalau tarif bagasi ber ba yar, saya kira faktornya tidak terlalu besar di situ. Sebab ke bi jakan itu baru diterapkan dua pekan dan ha - nya dua maskapai saja, yakni Lion Air dan Wings Air. Saya kira memang lebih be sar penga - ruhnya di tarif tiket pesawat,” ucapnya. Meski begitu, Alvin op ti mis - tis kondisi itu merupakan hal normal dan lumrah terjadi. Masyarakat penumpang udara akan kembali terkondisikan de - ngan tarif tiket yang di te rap kan maskapai. Hal lain menjadi pe - nyebab turunnya penum pang per Januari ini juga di se babkan belum turunnya DIPA anggaran bagi pegawai negeri sipil dan aparatur negara. “Saya kira juga karena belanja APBN dan APBD belum sepenuhnya berjalan,” katanya.

Di sisi lain, daya beli ma sya - ra kat yang menurun juga di - prediksi menjadi penyebab tu - runnya jumlah penumpang ang kutan udara. “Jadi, daya beli kita itu memang menurun. Saya kira banyak yang me na han belanja karena ekonomi sedang lesu,” ujarnya. Sebelumnya, pengelola Ban - dar Udara PT Angkasa Pura II (Persero) memperkirakan per - tumbuhan penumpang 2019 turun di kisaran 4% karena pe - ngaruh konsolidasi maskapai yang belum agresif diban ding - kan tahun-tahun sebelumnya. Presiden Direktur PT Ang - ka sa Pura II, Muhammad Awa - lud din mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan maskapai di Tanah Air.

“Per - tumbuhan penumpang tahun ini saya lihat maskapai sedang konsolidasi. Tapi, kami masih memantau terus, mudah-mu - dah an kondisi lalu lintas pe - numpang ini membaik,” kata Awaluddin. Sebagai informasi, realisasi lalu lintas penumpang di 16 bandara kelolaan AP II pada ta - hun lalu sebanyak 113 juta orang atau tumbuh sekitar 8% ketimbang tahun 2017. Se - dang kan pertumbuhan lalu lin - tas pesawat sepanjang 2018 ter - catat 5% dibandingkan ta hun 2017.

Keluhan Tarif Kargo

Di sisi lain, Dirjen Per hu bu - ngan Udara Polana mengaku te - lah memfasilitasi keluhan Aso - siasi Perusahaan Jasa Pe ngi ri - man Ekspres Indonesia (As pe - rindo) soal tingginya ta rif kargo yang diterapkan mas kapai di Tanah Air. Polana mengatakan pe me - rin tah tidak mengatur hal-hal berkaitan dengan tarif jasa kargo udara. “Kami sudah me lu - ruskan ini kepada kalangan usaha Asperindo dan memfasili tasi mereka dengan badan usa - ha angkutan udara terkait. Bis - nis penerbangan ini cepat dan di namis, jadi banyak hal ha rus di jaga sehingga kita per lu men - jaga suasana tetap kon dusif,” ungkapnya.

Polana menambahkan, Asperindo bersama Badan Usaha Angkutan Udara (maskapai) telah sepakat membangun in - dus tri penerbangan ber ke lan - jutan dalam meningkatkan daya saing global maupun re - gional. “Asperindo meng ang - gap sudah tak ada lagi ke sa lah - pahaman, sudah ada solusi dari masing-masing pihak,” ujar - nya.

Ichsan amin