Edisi 11-02-2019
Mundur dari RSPO, Salim Ivomas Fokus ke ISPO


JAKARTA – PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) mengumumkan mundur dari keanggotaan The Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Keputusan resmi perusahaan dituangkan dalam surat ber - nomor 011/SUS/EXT/II/2019 yang ditujukan kepada Datuk Darrel Webber, CEO RSPO, pada 8 Februari 2019. Surat ini menerangkan bah - wa merujuk surat RSPO ter - tanggal 4 Februari 2019 dan surat dari PT PP London Su ma - tera Indonesia Tbk (Lonsum) pada 17 Januari 2019 berkaitan mundurnya perusahaan dari skema sertifikasi RSPO. Karena itu, pihak Salim Ivomas meng - aju kan surat tersebut sebagai sikap resmi mundurnya perusa - ha an dari keanggotaan RSPO.

Dalam surat SIMP yang di - tandatangani Muhammad Wa - ras, Group Head of Sustainability PT Salim Ivomas Pratama Tbk. Ia menjelakan, per usahaan merupakan pionir dan telah aktif sebagai anggota RSPO se - menjak 2004 melalui keang gotaan Lonsum sebagai anak usa - ha grup. Setelah itu, dilanjutkan Salim Ivomas pada 2007. “Prinsip dan kriteria RSPO selalu berkembang dan kami berupaya mematuhi re komendasi dan audit RSPO mengenai ketidaksesuaian (non con fo r mi - ties) untuk menjaga kepa tuhan P&C RSPO,” kata Mu ham mad Wa ras dalam surat ter sebut.

Mundurnya Salim Ivomas sebagai anggota RSPO karena perusahaan kecewa dengan ha - sil sidang panel keluhan (com - plaints panel) RSPO dalam me - na ngani persoalan Lonsum. Ke - putusan sidang, yaitu me ng - hentikan sementara kegiatan operasional salah satu pabrik Lonsum, tanpa diberikan wak tu dan dukungan yang cukup un - tuk menyelesaikan persoalan. Atas dasar itu, PT Salim Ivo - mas Pratama Tbk memutuskan fokus pada pelaksanaan ser ti - fikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai ko mit - men dan mendukung kebijakan sawit ramah lingkungan de - ngan tidak lagi menjadi anggota RSPO.

Terbitnya surat ini se - kaligus menjawab klarifikasi yang diunggah pihak RSPO un - tuk merespons surat penarikan diri Lonsum dari lembaga itu ter tanggal 17 Januari 2019 yang tersebar ke publik. CEO RSPO Datuk Darrel Web - ber mengklarifikasi bahwa Lon - sum bukan bagian dari ang go ta - nya. Karena yang menjadi ang go - ta RSPO adalah PT Salim Ivomas Pra tama Tbk (SIMP), pe milik 59,48% saham di Lon don Su ma - tra. Weber mengakui terjadi be - be rapa keterlambatan dari pihak RSPO untuk men ja wab keluhan Lon sum. Sebab pi hak RSPO me - miliki banyak in ter pretasi ter ha - dap surat yang dikirimkan Lon - sum pada 17 Januari 2019.

Dijelaskan Webber, pi hak - nya mencoba mencari kl ar i fi - kasi dengan dua kesempatan. “Satu melalui email bertanggal 18 Januari 2019. Selanjutnya pertemuan fisik di kantor kami di Jakarta pada 22 Januari 2019, tetapi keduanya tidak be r hasil,” katanya.

Sudarsono