Edisi 12-02-2019
Lebih dari 100 Orang Tewas Akibat Miras Oplosan di India


NEW DELHI - Lebih dari 100 orang tewas di dua negara bagian India setelah mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan.

Kepolisian dan media lokal menyebut kasus ini me rupakan terburuk dalam be berapa tahun terakhir. Banyak korban tewas itu berada di Ha rid war, negara bagian Uttar khand dan dua distrik di Uttar Pradesh. Para korban awalnya menge luhkan sakit perut dan masalah pernapasan sebelum akhir - nya meninggal dunia. “Empat orang telah ditahan ter kait kasus tersebut,” ungkap personil kepolisian Haridwar, Janmaijai Prabhakar pada kantor berita Reuters . Dia menjelaskan, “Total kor ban tewas di Haridwar tetap 36 orang dan sekarang sekitar 18 orang menjalani perawatan.”

Pejabat di Uttar Pradesh be - lum memberikan data terbaru korban tewas, kemarin, tapi 69 orang meninggal dunia akibat mengonsumsi miras oplosan tersebut berdasarkan laporan surat kabar Indian Express dan Times of India . Kasus korban tewas akibat mengonsumsi miras oplosan yang disebut “hooch” itu sering terjadi di India karena banyak dari mereka tak bisa membeli miras bermerek yang harganya lebih mahal. Meski demikian, korban te - was kali ini diyakini paling banyak sejak kasus serupa me newaskan 172 orang di Bengal Barat pada 2011.

“Dia mengeluhkan sakit perut parah, jadi saya mem bawanya untuk disuntik. Dia me rasa lebih baik kemudian dan tidur setelah pulang ke rumah. Tapi, rasa sakitnya kembali kambuh, jadi kami mem ba wanya ke rumah sakit lagi dan me reka merawatnya,” kata istri salah satu korban, Hira Lal, pada kantor berita ANI. Kepala distrik Saharanpur di Uttar Pradesh, Alok Kumar Pandey menjelaskan, para dok ter menyimpulkan se ba - gian be sar korban tewas aki - bat infeksi liver dan masalah sistem per napasan mereka.

Syarifudin