Edisi 12-02-2019
Dana Desa Sulap Desa Sia’ Jadi Desa Wisata


KOTAMOBAGU –Desa Sia’di Kecamatan Kotamobagu Utara akan dibuat menjadi desa wisata oleh Pemerintah Kota Kota mobagu dengan memak simal kan dana desa.

Selain me miliki pemandangan indah, desa yang berada di lereng Gunung Sia’ itu me - miliki segudang potensi yang bisa dikembangkan terutama sebagai destinasi wisata, di antaranya flyingfox dan tempat permandian. Tidak hanya itu, para wisatawan juga bisa me - nikmati pemandangan ke in - dah an wilayah Kota Kota mo - bagu dari puncak gunung. Kepala Desa Sia’ Herto Balansa mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mem per - siapkan pembangunan objek wisata tersebut.

“Iya, kami se - dang membuat perencanaan untuk pembangunan tempat wisata, seperti flying fox dan tempat permandian karena di sini juga ada mata air yang men jadi penunjang. Selain itu, ma sih ada lagi rencana lain sebagai objek wisata. Jenis wisata out bond, “ kata Herto di Kotamobagu, Sabtu (9/2). Herto mengaku, jika tidak ada aral melintang, untuk pe - ngembangan destinasi wisata pihaknya akan mendapatkan dana bantuan dari salah satu investor. “Tapi, selain itu, kami juga akan mengalokasikan pe - ngembangan wisata ini me - lalui dana desa, “ ujarnya. Sebelumnya, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara me - ngatakan, Pemerintah Desa Sia’ diharapkan bisa meng - alokasi kan dana desa untuk pengem bangan potensi wisata alam.

Menurutnya, wisata alam Desa Sia’ bisa menjadi alternatif warga untuk berwisata tanpa harus ke luar daerah. “Wisata alam Desa Sia’ sangat bagus. Bila ditambah dengan fasilitas lain nya, maka Desa Sia’ akan men jadi tujuan orang berekreasi. Kita bisa menghadirkan gantole, kolam pemandian, atau tempat sa - ntai lainnya,” kata Tatong saat meresmikan sejumlah pro yek di Desa Sia’ tahun anggaran 2017. Dia menjelaskan, dengan hadirnya destinasi wisata baru di Sia’, maka warga sekitar dapat memanfaatkan untuk berjual an serta mengenalkan ker ajin an utama desa yang nanti bisa meningkatkan ke - sejahteraan warga sekitar lokasi wisata.

Selain wisata, potensi yang bisa dikem bang - kan adalah industri kerajinan ijuk. Karena sejak dulu Desa Sia’ terkenal dengan kerajinan sapu, bahkan 60% warganya adalah pengrajin sapu. Selain itu, kopi juga merupa k an komoditi pertanian utama di Desa Sia’. “Ini patut dikembangkan. Hadirnya destinasi wisata baru di Sia’ akan ikut menopang potensi lainnya,” katanya.

Cahya sumirat