Edisi 12-02-2019
MTF Salurkan Pembiayaan Rp26,9 T


JAKARTA - PT Mandiri Tunas Finance (MTF) pada 2018 menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp26,9 triliun atau naik 21,6% dibandingkan pembiayaan 2017 sebesar Rp22,2 triliun.

Dari total pembiayaan tersebut, sebesar 73,2% dis a lurkan untuk segmen ritel, 23,7% segmen corporate fleet, dan sisa - nya 3,6% pembiayaan segmen multiguna dan lain-lain. Direktur Utama MTF Arya Suprihadi mengatakan, pertum buhan pembiayaan pada 2018 tersebut didorong pening kat an lending di Ka li man - tan se besar 35,3% year on year (yoy), per tum buh an lending di segmen corporate fleet sebesar 67,3% (yoy), serta per tumbuh an len ding segmen mul ti - gu na sebe sar 214,8% (yoy) men jadi Rp900 miliar.

“Sedangkan kerja sama channeling dengan Bank Sya - riah Mandiri (BSM) meng ha silkan pembiayaan syariah se besar Rp1,4 triliun dan pem bia ya - an dengan fintech sebesar Rp70 miliar,” kata Arya di Jakarta, kemarin. Hingga akhir 2019, per se roan menargetkan pembiayaan bisa mencapai Rp29 triliun. “Tahun ini lending Rp29 triliun. Ki ta tidak terlalu agresif untuk tar get pembiayaan, karena ini ber dasarkan Gaikindo yang mem prediksi penjualan kenda - ra an pada tahun ini relatif sama dengan penjualan tahun 2018,” kata dia.

Untuk menggenjot per tum - buhan pembiayaan, MTF me - mi liki beberapa program baru di antaranya Kredit Mobil Mile - nial, yaitu angsuran berjenjang untuk membantu konsumen mi lenial mengatur angsuran se - suai kemampuan dengan tenor hingga lima tahun. “Angsuran untuk kredit mobil milenial ini disesuaikan dengan kemam pu - an nasabah,” kata Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo. Program lainnya adalah ha - diah wisata ke-10 destinasi da - lam dan luar negeri untuk 100 konsumen yang diundi untuk 10 pemenang setiap bulan. Se - lain itu, selama Februari hingga November 2019, MTF mem be - ri kan kartu kredit Mandiri de - ngan free annual fee selama tiga tahun. “MTF juga memperkuat branding produk multiguna de - ngan new branding CashAja,” ungkap dia.

Dengan CashAja, katanya, konsumen bisa memiliki dana tunai untuk berbagai kebu tuh - an, seperti renovasi rumah, per - ni kahan, ibadah umrah, tra vel - ling, pendidikan, dan ke se hat an dengan menjaminkan ken da ra - an nya di MTF. MTF juga me - luncurkan aplikasi chat bot ba ru ber nama Marsha (MTF Assis - tance Virtual Sahabat Anda). Menurut Harjanto, dengan adanya chatbot ini diharapkan konsumen akan bisa semakin mudah berinteraksi dan men - da patkan layanan pembiayaan dari MTF. Hingga akhir 2018, per seroan berhasil menjaga kua litas kredit yang tercermin dengan tingkat non performing loan (NPL) mencapai 0,83% atau mengalami perbaikan dari po sisi NPL tahun lalu sebesar 1,09%.

MTF juga berhasil men ca tat - kan perolehan laba bersih se be - sar Rp403,3 miliar atau naik 15,2% dibandingkan periode sa ma tahun 2017. “Hingga akhir tahun, kami menargetkan laba bersih naik sebesar 12%,” katanya. Adapun aset mengalami per tumbuhan sebesar 18,6% men jadi Rp17,5 triliun diban - ding kan periode sebelumnya sebesar Rp14,7 triliun. Dari sisi nonkeuangan, kata dia, MTF telah melaksanakan berbagai pen capaian, antara lain per ce - pat an bisnis BSM OTO, pen jua l - an produk melalui fintech dan direct online, sentralisasi proses input (SPRINT), minimalisasi cost of fund melalui pendanaan off shore dan asset purchase , peningkatan kapabilitas IT dan te - le marketing, serta berbagai pro - gram training, sharing penge ta - hu an, dan business case com pe - tition .

MTF juga gencar menyo sia - li sa sikan produk melalui par ti - si pasi dalam ajang pameran auto motif, seperti IIMS 2018 serta pameran yang rutin di ada - kan MTF di berbagai kota di Ta - nah Air, yakni MTF Autofiesta. Untuk mendapatkan layanan pembiayaan bagi pelanggan, MTF menyediakan berbagai channel . Selain itu, tersedia pula apli - kasi MTF Go yang memper mu - dah konsumen mendapatkan berbagai informasi seputar la - yan an MTF. Ke depan, MTF akan fokus pada business excel - lence, operational excellence, dan service excellence.

“Kami juga akan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak seperti fintech, Mandiri Group, SME, external online channel, dan lainnya,” katanya.

Kunthi fahmar sandy