Edisi 12-02-2019
Tottenham Keluhkan Jadwal Liga Primer


LONDON– Penjadwalan Liga Primer berdampak negatif terhadap performa klubklubnya yang berkompetisi di Liga Champions, terutama Tottenham Hotspur.

Secara terbuka pelatih Mauricio Pochettino menganggap The Lilywhiteskurang diuntungkan jelang menjamu Borussia Dortmund di Wembley Stadium pada legpertama 16 besar, Kamis dini hari (14/2) Pochettino rupanya begitu kecewa dengan penyelenggara Liga Primer terkait jadwal pertandingan Tottenham versus Leicester, Minggu (10/2). Dia mengatakan seharusnya pertandingan bisa digelar hari Sabtu (9/2) lantaran kedua tim tidak memiliki jadwal pertandingan di tengah pekan.

“Sangat sulit dimengerti ketika kami memiliki satu minggu yang jelas memainkan pertandingan. Tetapi, jadwalnya justru tidak seperti yang kami harapkan. Sangat sulit menjelaskan betapa sulitnya mempersiapkan tim dengan waktu persiapan singkat,” kata Pochettino dilansir standard.co.uk. Menurut Pochettino, hal itu berdampak pada kebugaran timnya sekaligus memberikan keuntungan bagi Dortmund yang memiliki waktu istirahat lebih banyak karena bertanding melawan Hoffenheim pada Sabtu (9/2). Dia merasa kecewa dan tidak bisa mengerti ber - main dengan situasi kurang menguntungkan seperti sekarang. “Liga Primer sangat padat sejak Natal. Sedangkan liga-liga Eropa lainnya kompak beristirahat dan berlibur pada Januari. Jika ingin berada di level sama harus mendapatkan situasi yang sama,” katanya.

Kendati melontarkan kritik, Pochettino menegaskan timnya profesional. Dia bertekad membawa pasukannya meraih hasil bagus di legpertama 16 besar. Kemenangan beruntun di tiga pertandingan terakhir Liga Primer membuat The Lilywhites begitu percaya diri. Itu membuk ti kan Tottenham tetap berbahaya meski ditinggalkan Harry Kane karena cedera. “Kami percaya mampu menang dan mengalahkan Dortmund. Kami akan berusaha keras, kompetitif sehingga bisa menampilkan bentuk permainan terbaik,” katanya.

Kepercayaan diri Pochettino bukan tanpa alasan. Tercatat dalam dua pertemuan terakhir Liga Champions, Tottenham sukses mengalahkan Dortmund. Kondisi lawan juga sedang limbung. Kenyataannya, tim berjuluk Die Borussenitu belum meraih kemenangan di tiga pertandingan terakhir semua kompetisi (dua imbang, satu kalah). Sulitnya pertan - ding an kontra Tottenham membuat Mario Goetze was - pada. Dia meminta rekanrekannya fokus dan konsentrasi agar kesalahan saat ditahan 3-3 melawan Hoffenheim tidak terulang. Saat itu Dortmund gagal menang, padahal sempat unggul 3-0.

“Sangat sulit ketika anda memimpin tiga gol melawan tim kuat seperti Hoffenheim lalu harus berakhir 3-3. Kami seharusnya tidak membiarkan itu terjadi. Kami harus bermain dengan kepercayaan diri tinggi untuk mendapatkan hasil meyakinkan,” katanya.

Alimansyah