Edisi 18-02-2019
Tol Pasuruan–Probolinggo Diharapkan Tekan Biaya Logistik


JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berharap pengoperasian Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) bisa menekan biaya logistik khususnya di wilayah Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan ke Tol Pasu - ruan-Probolinggo pada akhir pekan lalu. Hal ini merupakan bagian dari rangkaian kun - jung an kerja Kementerian BUMN di wilayah Jawa Timur. “Saya senang dan bangga tol siap dioperasikan. Pembangunan tol ini diharapkan mem be ri - kan dampak bagi pe merataan per tumbuhan ekonomi wilayah sekitarnya serta mem perlancar dan mengurangi biaya angkutan logistik di Jawa Timur,” kata Rini dalam keterangan rilisnya di Jakarta, kemarin.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) selaku pe ngem - bang dan kontraktor Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo me ru - pa kan bagian dari Tol Trans Ja - wa yang akan dioperasikan da - lam waktu dekat. Sebelumnya, tol sepanjang 31,30 kilometer (km) ini dibuka secara fung si o - nal saat periode libur Natal dan Ta hun Baru 2019. Pengerjaan pro yek Tol Paspro dimulai Mei 2016 dan selesai pada De sem ber 2018 serta siap diope ra si kan.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Shastia Ha di - arti mengatakan, ber ope ra si - nya Tol Paspro juga diharapkan bisa memangkas waktu tempuh secara signifikan perjalanan dari Pasuruan ke Probolinggo dan sebaliknya dari sebelumnya 2,5 jam menjadi 30 menit. “Ko - nektivitas yang lebih baik juga akan membuka peluang bang - kit nya potensi di daerah yang akan meningkatkan pertum - buh an ekonomi lokal,” ujarnya.

Tol Paspro dibangun dengan investasi sebesar Rp3,5 triliun untuk tiga seksi dengan konsesi 45tahun. Diruasiniterdapatem - pat buah rest area (tempat peristirahatan) tipe B masing-ma - sing dua di jalur kiri dan ka nan.

Heru febrianto