Edisi 22-02-2019
Kisah Remaja Milenial Jadi Taruna/i Akpol


JAKARTA –Divisi Humas Polri pertama kalinya meng hadirkan sebuah film, judulnya Pohon Terkenal. Film ini ber cerita tentang kehidupan remaja milenial yang terpilih menjadi taruna/taruni pada Akademi Kepolisian (Akpol).

Film yang dibintangi Umay Shahab dan Laura Theux itu sarat dengan pesan pembinaan karakter yang pantang me nyerah serta kisah persahabatan, cinta, pengorban an, kenakalan remaja, dan tentu saja aksi komedi. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal menu tur - kan, Pohon Terkena l dipilih jadi judul film karena istilah itu populer di dunia kepolisian. Istilah pohon terkenal, kata dia, diberikan kepada taruna dan taruni yang selalu berulah dan tidak taat peraturan. Dia pun berharap bahwa film ini dapat menonjolkan sisi lain dari se - orang polisi yang lebih humanis, baik, dan akrab de ngan seluruh masyarakat. “Kami berpikir bah wa film ini ingin kami per - tontonkan ke pada masyarakat tentang sisi lain polisi,” kata Iqbal di Jakar takemarin.

Umay Shahab berbagi cerita tentang pengalamannya men - jadi taruna Akpol dalam film Pohon Terkenal. Ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta, Umay mengaku butuh per - juangan untuk menurunkan berat badan guna memenuhi syarat karakter yang dia peran - kan. “Gue kayak yang, ‘Badan gue enggak Akpol loh’. Akhir nya sempat nurunin bobot juga,” ungkap Umay. Tak cukup sampai di situ, perjuangan Umay berlanjut hingga saat melakoni syuting di lingkungan Akpol. Di sana Umay benar-benar mengikuti keseharian taruna lain. “Sempat dikarantina selama seminggu tanpa HP, mengikuti hukuman-hukuman mereka, jadi mengikuti hidup seperti kayak mereka,” tuturnya.

Umay sempat kesulitan mengikuti kebiasaan para taruna Akpol. Terlebih saat diminta lepas dari gawai serta disiplin waktu, Umaybenar-benarbu tuhwaktu untuk menyesuaikan diri. Film PohonTerkenal yang disutradarai olehMontyTiwainimulaitayang serentak di seluruh bioskop Tanah Air pada 21 Maret 2019.

M yamin