Edisi 22-02-2019
Masyarakat Diminta Tak Terbelenggu Fitnah


JAKARTA –Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Erick Thohir meminta masyarakat Indonesia tidak terbelenggu berbagai fitnah yang akhirnya melakukan tindakan emosi.

Hal ini diungkapkan Erick menyikapi calon yang di usungnya bersikap ofensif atau menyerang dalam kampanye Pil - pres 2019. Penyebabnya karena selama empat tahun terakhir Jo kowi selalu dizalimi. “Dan mo hon maaf bila sekarang ter - kesan Pak Jokowi lebih ofensif, tidak lain karena beliau merasa selama empat tahun ini selalu dizalimi,” kata Erick di sela media visit MNC Group di Gedung iNews Center, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, kemarin. Erick menuturkan, Jokowi dizalimi dengan berbagai isu dan fitnah seperti dianggap PKI, pembohong, bahkan ke - luar ganya pun tak luput diserang fitnah.

“Ibarat semut saja yang kecil ketika dipojok (kan) kita mau injek, pasti ngegigit. Apalagi kita sebagai manusia, punya keluarga, punya nama baik. Bagaimana coba kita lihat perasaan Ibu Jokowi yang selama empat tahun melihat keluarganya dizalimi, anaknya dizalimi,” tuturnya. Diakuinya, semua manusia tidak akan diam ketika terusme nerus dipojokkan. Kendati be gitu, keluarga Jokowi ter utama ibundanya tetap tenang dan se lalu mendoakan anaknya mes ki terus menerus dizalimi. “Saya rasa memang bagian itu yang harus terus kita jaga. Jangan sampai Indonesia ini masyarakatnya menjadi ma sya rakat yang terbelenggu fitnahfitnah, akhirnya kita semua melakukan sebuah kegiatan atau se buah tindakan hanya ber dasar kan emosi, tidak ber da sar - kan berpikir dengan baik. Ini bahaya,” pungkasnya.

Erick juga menanggapi keberadaan lahan milik Prabowo yang disinggung Jokowi dalam debat capres putaran kedua beberapa waktu lalu. Jokowi kata Erick, juga menginginkan ma - sya rakat mempunyai tanah, sehingga lahan yang ada di negara ini tidak hanya dikuasai se ge lintir konglomerat. “Beliau (Jo kowi) menginginkan tanah-ta nah ini dimiliki juga oleh rakyat. Tidak konglomerasi ataupun misalnya Erick Tohir, gitu kan,” ucap nya. Bos Mahaka Group ini me - nu turkan, dalam hal lahan atau tanah, Jokowi menginginkan adanya distribusi aset kepada rakyat agar nantinya mereka bisa menggunakannya untuk usaha atau hal lain sebagainya. “Nah , hal-hal ini yang istilahnya populis itu, menjaga ke sen ja ngan sosial agar jangan terus meningkat. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin, enggak bisa,” tutur Erick.

Di bagian lain, TKN me nyebut pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin meng - ungguli Prabowo-Sandiaga di media sosial. Menurut TKN, lini massa media sosial didominasi oleh paslon 01. “Sekarang tim sos med Jokowi-Ma’ruf mengua sai lini massa. Mungkin ada beberapa kali 02 leading, ta pi secara umum sampai Fe bru a ri ini kita memimpin di sos med,” kata Juru Bicara TKN Arya Si nulingga di Posko Cemara, Jakarta, kemarin. Ketua DPP Partai Perindo itu mengungkapkan, Jokowi-Ma’ruf unggul 60%- 62% di media sosial ketimbang Prabowo. Ang - ka tersebut didapat dari big data yang di dalamnya mere ka pi tulasi percakapan di segala jenis med sos seperti Facebook, Twitter, Instagram.

“Posisi kita di sosmed sudah berada di 60%-62% terhadap 02. Jadi jelas pengua saan sosmed ini,” jelas Arya. Dia menambahkan, penguasa an medsos sebesar 62% ini selaras dengan dukungan ma syara kat kepada petahana. Apalagi, polling di medsos saat debat capres putaran kedua me nunjukkan Jokowi-Amin meng ungguli Prabowo-Sandi. “Orang yang ikut mendukung Jokowi-Ma’ruf ju ga sudah mencapai angka tersebut. Waktu debat di hampir semua polling media mainstream semuanya dimenangkan oleh 01,” ungkapnya.

Sindonews/okezone