Edisi 22-02-2019
Bekasi Bangun Trotoar Ramah Disabilitas


BEKASI–Pemerintah Ka bupaten (Pemkab) Bekasi tahun ini membangun trotoar ramah bagi penyandang disabilitas. Dalam waktu dekat pembangunan trotoar ini dibangun di lima titik wilayahnya dengan meng gu nakan Anggaran Penda patan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi Iman Nu - gra ha mengatakan, pembangun an trotoar itu sebagai upaya pemerintah memperhatikan hak pejalan kaki (pe destrian) dan penyandang disabili tas. “Selain fokus bangun dan per baikan jalan, tentu trotoar ramah pejalan kaki harus juga kami bangun,” katanya. Menurutnya, instansinya sudah mengalokasikan ang garan sebesar Rp19,8 miliar untuk pembangunan jalan dan tro - toar di lima titik. Rin ci ann ya pembangunan saluran dan trotoar Jalan Batas Kota-Pu lo puter sepanjang 840 meter de ngan anggaran sebesar Rp2 miliar dan Jalan Cibuntu-Setu 2 km dengan anggaran Rp5miliar.

Kemudian Jalan Batas Kota- Cibitung sisi utara Ka li malang 1,7 km sebesar Rp5 mi liar, Jalan Cibitung-Tegalgede sisi uta ra Kalimalang sepan jang 2,2 km sebesar Rp5 miliar, dan Jalan Batas Kota-Pang kalan se panjang 1,2 km dengan ang - garan Rp2,8 miliar. “Paling lam bat pertengahan tahun ini sudah kami bangun,” ujarnya. Iman menjelaskan, pembangunan trotoar ramah disabilitas sebenarnya sudah mul ai di - la kukan pihaknya sejak tahun lalu. Pada 2018, instansinya telah menyelesaikan pem ba - ngunan saluran air dan trotoar di empat titik. “Anggaran yang digunakan untuk membangun trotoar di empat titik itu Rp10 miliar dan selesai dibangun akhir tahun lalu,” ungkapnya.

Empat titik itu berada di Ja - lan Kandanggereng-Tegaldanas sepanjang 1 kilometer, Ja - lan Tegaldanas-Tegalgede 3,5 kilometer, Jalan Arifrahman Ha kim 1,5 kilometer, dan Ja lan Lingkar Cikarang Timur sep - anjang 2 kilometer. Bah kan, em pat titik trotoar yang ter ba - ngun itu fasilitasnya su dah di - gu nakan warga setempat. Meski demikian, kata dia, konsep trotoar yang akan di ba - ngun tahun ini tetap sama de - ngan tahun sebelumnya, yakni ketersediaan jalur khusus bagi penyandang disabilitas yang terpasang di sepanjang tro toar.

Dengan begitu, jalur pe nun tun dan petunjuk bagi disa bilitas karena meng gu nakan ubin berwarna kuning de ngan garis lurus dan bertekstur bulat. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Eka Supria Atmadja mengatakan, trotoar yang di - ba ngun tahun ini sama dengan tahun sebelumnya. Namun, pem bangunannya didesain un tuk ramah disabilitas. “Nan - ti ada Guiding Block Textile -nya. Jadi, desain kita dari tahun ke - marin sudah ramah disabilitas, tahun ini juga sama,” katanya. Menurutnya, Guiding Block Textile berfungsi memandu pe - nyandang disabilitas, yakni penyandang tunanetra agar tidak salah jalan. Sebab di trotoar itu sudah ada jalur khusus penyandang disabilitas yang di pasang sepanjang trotoar.

“Trotoar ramah disabilitas ini akan kita bangun bertahap di 23 ke camatan,” ucapnya. Wakil Ketua DPRD Ka bu - paten Jejen Sayuti mengapre - siasi langkah pemerintah mem - buat jalan dan trotoar ramah disabilitas itu sejak tahun lalu. Namun, setelah direalisasikan pembangunannya, fasilitas yang terbangun tersebut harus di rawat dan dijaga. “Selain pe - merintah, masyarakat juga harus ikut menjaganya,” katanya.

Sebab anggaran yang di gunakan untuk membangun jalan dan trotoar itu mencapai pu luhan miliar dari anggaran pe merintah daerah sehingga fa silitas ini harus dirasakan warga maupun penyandang disa bilitas. “Jadi, pembangunann ya tidak sia-sia dan fasilitasnya ha rus benar dirasakan ma - syarakat,” ujarnya.

Abdullah m surjaya