Edisi 14-03-2019
10 Aneka Jenis Sambal Nusantara Favorit


Salah satu menu tambahan yang menjadi ciri khas kuliner Indonesia adalah sambal. Bagi sebagian orang, menyantap makanan terasa hambar tanpa sambal. Indonesia memiliki berbagai jenis sambal dengan cita rasa khas.

Berikut daftarnya menurut Litbang KORAN SINDO.

Sambal Terasi

Sambal ini sudah pasti tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Bahan yang digunakan untuk membuat sambal terasi ini mudah. Cabai rawit, terasi udang yang bisa dibakar terlebih dahulu atau tidak, garam, gula, juga bawang yang bisa digunakan atau tidak. Proses pembuatannya sama seperti sambal pada umumnya, yaitu diulek. Jeruk nipis bisa ditambahkan atau tidak tergantung selera.

Sambal Bawang

Umumnya sambal ini memiliki cita rasa pedas. Sambal ini menggunakan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, garam, gula pasir dan minyak goreng untuk menumisnya. Sebelum diulek, bawang putih, bawang merah, dan cabainya ditumis terlebih dahulu dalam minyak yang panas hingga sedikit layu. Setelah itu barulah semua bahan diulek.

Sambal Pecel

Sambal pecel memiliki ciri khas yaitu rasanya gurih, manis dan pedas. Sambal ini berbahan dasar kacang tanah, gula pasir, gula merah, cabai rawit, dan bawang putih. Semua bahan kemudian diulek dan ditambahkan sedikit air. Disajikan bersama aneka rebusan sayuran seperti kangkung, toge, telur, dan lainnya menambah cita rasa berbeda.

Sambal Matah

Resep sambal khas Bali ini memiliki cita rasa unik. Rasanya yang super pedas dengan sensasi segar membuat sambal ini menarik para pencinta sambal di Indonesia. Bahan dasar dari sambal ini antara lain cabai rawit, cabai merah besar, bawang putih, bawang merah, sedikit terasi yang dibakar, daun jeruk, batang serai, perasan jeruk nipis, garam dan gula.

Sambal Petai

Meskipun baunya menyengat, banyak yang gemar sekali menyantap petai. Buah jenis ini bisa diolah menjadi beragam jenis masakan. Goreng, bakar, dijadikan lalapan, bahkan menjadi bahan dalam sambal. Sambal petai bisa ditemukan dimana saja terlebih di rumah makan khas Sunda. Selain petai, bahan dasar untuk membuat sambal ini yaitu, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, tomat, terasi, gula dan garam.

Sambal Bajak

Pedas dan manis menjadi ciri khas sambal bajak yang membuat nafsu makan meningkat. Tingkat kepedasan sambal bajak ini bisa dibuat sendiri sesuai selera. Bahannya hampir sama dengan sambal terasi, hanya saja ditambahkan dengan daun salam, serai dan lengkuas, bisa juga ditambahkan dengan gula jawa.

Sambal Ijo

Seperti namanya, sambal ini menggunakan cabai hijau sebagai bahan utamanya. Bahan yang digunakan sederhana yaitu cabai hijau, bawang merah, bawang putih, gula dan garam. Bisa juga menambahkan tomat hijau ke dalam bahan. Rasa sambal ini gurih dan pedas.

Sambal Mangga

Mendengar namanya saja, sudah terbayang rasa segar dan pedas dari sambal ini. Mangga menjadi salah satu buah yang bisa diolah menjadi aneka ragam jenis makanan. Untuk dijadikan sambal, mangga yang digunakan biasanya adalah mangga muda. Bahan dasarnya yaitu buah mangga muda, cabai rawit merah, cabai merah keriting, tomat, bawang putih, bawang merah, gula merah, garam dan juga bisa ditambahkan terasi.

Sambal Roa

Sambal khas dari Kota Manado ini menjadi sambal favorit yang wajib dicoba. Terbuat dari perpaduan ikan roa dan disangrai dengan bumbu pelengkap lainnya, menghasilkan cita rasa berbeda. Bahan yang diperlukan selain ikan roa panggang adalah cabai rawit merah, tomat merah, bawang merah, bawang putih, garam, gula dan minyak.

Sambal Dabu-Dabu

Sambal ini juga merupakan sambal khas dari Kota Manado. Sambal dabu-dabu yang memiliki rasa segar sangat cocok disantap bersama menu makanan hidangan laut atau seafood. Terdiri dari cabai merah, cabai rawit, bawang merah, tomat merah, jeruk nipis, daun kemangi, garam dan gula. Sambal ini mudah dibuat karena tidak perlu diulek ataupun digoreng hanya perlu memotong kecil-kecil semua bahan kemudian ditambahkan minyak secukupnya dan aduk rata.

Fakta Sambal Indonesia

Menurut penelitian, ada 322 macam sambal tradisional di Indonesia terbagi menjadi dua:

PULAU JAWA

• Terasi (Jakarta)

• Bawang (Jawa Barat)

• Buroq (Banten)

• Pencit (Jawa Tengah)

• Kecap Petis (Jawa Timur)

PULAU KALIMANTAN

• Kepah (Kalimantan Barat)

• Rimbang (Kalimantan Tengah)

• Acan Binjai (Kalimantan Selatan)

• Gami Udang (Kalimantan Timur)

• Goreng Kulit Sapi (Kalimantan Utara)

PULAU SUMATERA

• Sambal Ganja (Aceh)

• Andaliman (Medan)

• Lado Mudo (Sumatera Barat)

• Tempoyak (Palembang/Bengkulu)

• Belacan (Jambi)

PULAU SULAWESI

• Goreng Mandar (Sulawesi Barat)

• Dabu-Dabu (Sulawesi Utara)

• Duo (Sulawesi Tengah)

• Kuning (Sulawesi Selatan)

• Goreng Tuna (Sulawesi Tenggara)

NUSA TENGGARA & BALI

• Matah (Bali)

• Parado (NTB)

• Luat (NTT)

KEP. MALUKU & PAPUA

• Colo-Colo (Maluku)

• Dabu-Dabu Papua (Papua)