Edisi 14-03-2019
Selundupkan Narkoba ke Rutan, Dua Wanita Diringkus Polisi


BEKASI – Dua wanita di tangkap petugas karena berusaha menyelundupkan narkoba ke dalam rumah tahanan (rutan) di Bekasi.

Aksi pertama dila ku kan perempuan berinisial ME, 35. Pelaku nekat menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam rutan Polres Metro Be kasi Kota dengan cara me ma sukkannya ke dalam makanan. Aksi nekat ME didasari perintah sang kekasih AB, seorang ta hanan yang se - belumnya di tang kap akibat ka - sus kepemilikan narkoba.

“Kejadian penyelundupan nar koba ini terjadi pada Selasa (12/3) pukul 11.00 WIB,” ujar Wa kil Kepala Satuan Reserse Nar koba Polres Metro Bekasi Ko - taKompolSuwoloSeto, ke ma rin. Menurutnya, tersangka diamankan saat akan men je - nguk kekasihnya, AB.

Petugas yang memeriksa makanan be - ru pa gorengan jenis molen me - nemukan ada lubang di salah satu gorengan. Karena curiga, kata dia, petugas langsung me - lakukan pemeriksaan dan me - ne mukan ada sabu yang di - bung kus plastik klip bening se - berat 1 gram.

Pelaku mengaku narkoba jenis sabu ini didapat dari kontrakan kekasihnya. “Jadi, peran ME ini hanya mengantarkan pesanan pacarnya. Sabu itu sisa AB yang di - sim pan di bawah kasur kon trakannya,” katanya. Dari pengakuan tersangka, ide menyelundupkan sabu ke dalam go - rengan ber asal dari pacarnya.

Renca na nya, sabu yang dise - lun dupkan itu akan digunakan da lam rutan oleh AB. Selain itu, petugas juga meringkus seorang wanita ber inisial IF, 46, karena me nye lun dupkan narkoba jenis ganja ke Lem - baga Permasyarakatan (La - pas) Kelas 2A Bulak Kapal di Ja lan Pahlawan Raya No 1, Ke - lu rah an Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Dari tangan IF, petugas mengamankan ganja siap isap seberat 9,5 gram. Kasubbag Humas Polres Me tro Bekasi Kota Kompol Erna Rus wing Andari menga - takan, ke jadian penyeludupan itu pada Sab tu (9/3) pukul 11.00 WIB.

Saat itu, tersangka IF hendak men je nguk sua m i - nya bernama Arab yang men - jadi narapidana kasus nar - kotika di Lapas Bulak Kapal. Saat diperiksa petugas la - pas, pelaku langsung mem - buang gan ja yang dia sem bu - nyikan di balik baju, tepat di bagian pinggang.

Petugas yang curiga langsung me me riksa bungkus plastik ber warna hi - tam tersebut dan men da pati ganja seberat 9,5 gram. Pihak lapas selanjutnya me la porkan kejadian itu ke Polres Me tro Bekasi Kota dan me me rik sa tempat kejadian perkara (TKP) serta meng - interogasi pe laku.

Hasilnya, petugas men da pati sejumlah narkoba di kon trak an pelaku, di antaranya, dua bung kus plastik klip bening yang di dalamnya berisikan gan ja seberat 262,56 gram dan nar - koba jenis sabu yang disimpan di dalam remot AC. “Tiga bungkus plastik be - ning seberat 2,08 gram,” ka ta - nya.

Tak ha nya sabu, di da lam - nya juga ter dapat dua butir pil ekstasi. Ada pun dari kete ra ng - an pelaku, gan ja yang hendak di selun dupkan itu untuk sua - mi nya yang ditahan di Lapas Bulak Kapal. Pelaku meng aku sudah tiga kali me la ku kan aksi pe nye lundupan. “IF juga ter - indikasi menggunakan nar ko - ba,” ung kapnya.

Terpisah, Satuan Narkoba Polres Bogor dalam kurun wak - tu dua pekan berhasil me ring - kus 17 tersangka dari 16 kasus peredaran narkoba di Ka bupaten Bogor. Kepala Satuan Reserse Nar - koba Polres Bogor AKP Andri Alam mengatakan banyaknya jumlah pelaku pengedar dan pengguna narkoba merupakan sebagai upaya memutus jaringan narkoba di wilayah Ka bu pa - ten Bogor.

Dia menjelaskan, dari ta - ngan 17 tersangka, pihaknya ber hasil menyita barang bukti yang disita, yaitu 392 gram sabu-sabu dan 2, 276 gram gan ja. Selain narkoba, pihak - nya ju ga menyita 330 butir tra - ma dol, 54 butir tramadol po - los, 49 bu tir kapsul, 24 butir tri hex phe ni dyl, dan 640 butir hexymer.

“Dengan diamankannya barang bukti sebanyak itu sama saja telah menyelamatkan sekitar 6.300 jiwa. Adapun identitas tersangka berinisial J, SA, JO, A, RD, MA, S, R, ARB, PBF, AA, MS, RA, YF, AA, dan R yang seluruhnya warga sekitar Bogor.

abdullah m surjaya/ haryudi