Edisi 14-03-2019
DJP Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Besar


JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para wajib pajak besar yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar.

Ada 30 wajib pajak yang me - ne rimapenghargaan, terdiriatas 6 (enam) wajib pajak badan dari masing-masing KPP Wajib Pajak Besar Satu, KPP Wajib Pa jak Be - sar Dua, KPP Wajib Pajak Besar Tiga, dan KPP Wajib Pajak Besar Em pat, serta 6 (enam) wa jib pa - jak orang pribadi dari KPP Wajib Pajak Besar Empat. Peng hargaan ini diberikan atas kon tribusi wa jib pajak dalam pen capaian target penerimaan Kan wil DJP Wa jib Pajak Besar pada 2018. Menteri Keuangan Sri Mul - yani Indrawati mengatakan, Kan wil Wajib Pajak Besar ber - kon tribusi 31% dari kese-luruh an penerimaan pajak Indo - nesia. Dia menyampaikan teri ma kasih kepada para wajib pa jak, baik perusahaan mau - pun perorangan yang memiliki pe ran an signifikan dalam pe - neri ma an negara.

“Uang pajak yang di kum pul - kan digunakan untuk mem ba - ngun perekonomian Indonesia menjadi lebih produktif. Hasil pa jak Anda digunakan untuk pembangunan Indonesia,” ujar nya di Jakarta kemarin. Sri Mulyani melanjutkan, pa jak yang dikumpulkan di gu - na kan untuk menstimulasi eko - nomi Indonesia. Sejak 2015 hing ga 2018, penerimaan pajak telah digunakan untuk membangun 782 kilo me ter (km) jalan tol. Selain itu, di bangun juga le - bih dari 865.000 hektare (ha) jaringan sawah yang teririgasi, pem bangunan 10 lokasi pa ri - wisata baru, 10 bandara baru, juga reaktivasi sepanjang 735 km jalur ganda kereta api. Uang pa jak juga digunakan untuk mem bangun LRT, MRT, dan satu juta lebih rumah.

“Dilihat dari yang men da - pa tkan penghargaan berasal dari berbagai sektor yang cu - kup merata dan luas. Ada yang dari consumer goods, constructor com pany, industri automotif, finan cial industry, perbankan, dan per tambangan. Ini semua - nya memberikan indikasi bah - wa ekonomi Indonesia ber ge - rak cukup kuat pada 2018, ter - lihat dari penerimaan pajak yang cu kup baik,” paparnya. Sri Mulyani menuturkan, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha terus dijalin un tuk mendorong pencapaian per - tumbuhan ekonomi sebesar 5,3% tahun ini. Pemerintah juga terbuka menerima ma suk an, baik dari sisi pelayanan, ke bi - jakan, maupun regulasi yang di - anggap menimbulkan ham bat - an bagi masing-ma sing industri.

“Kami akan sangat terbuka me nerima masukan dari dunia usa ha karena tugas kami untuk menjadikan ekonomi Indo ne - sia berkembang dengan baik,” ungkapnya. Pada 2019, pemerintah meng anggarkan belanja sebesar Rp2.439,7 triliun, di mana se ba - gi an dana tersebut berasal dari penerimaan perpajakan. Ada - pun pos anggaran belanja pa ling banyak adalah pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur. “Tahun ini kita fokus untuk pembangunan sumber daya ma nusia, pendidikan, kesehatan, dan jaring pengaman sosial. Ini pos yang mendapat ang gar - an be lanja paling banyak, se te - lah nya baru infrastruktur,” ka - ta Sri Mulyani.

Direktur Jenderal Pajak Ke - menkeu Robert Pakpahan me - ngatakan, penghargaan juga di berikan dengan pert imbangan wajib pajak yang patuh ter - ha dap peraturan perpajakan serta responsif dalam me me - nuhi per mintaan data sehubung an dengan penggalian po - ten si di KPP masing-masing. Selainitu, apresiasidi be ri kan karena dinilai mendukung pro - gram pajak yang diinisiasi oleh DJP. “Program-program DJP se - perti integrasi data dan per tu - kar an data wajib pajak pa da 2018, inklusi kesadaran pa jak, dan sosialisasi per aturan-per - atur an pajak terbaru,” ujar nya. Pada 2018, realisasi pene ri - ma an pajak Kanwil DJP Wajib Pajak Besar mencapai Rp418,73 triliun. Tahun ini, target pen e - rimaan mencapai Rp498 triliun atau tumbuh 19% dibanding realisasi pada 2018. Jumlah ter - sebut men du kung 31,57% tar - get nasional, yaitu sebesar Rp1.577,56 triliun.

“Pemerintah akan terus me - la kukan kerja sama dengan WP be sar terkait pertukaran data. De ngan adanya integrasi da ta akan mempermudah peng awasan, memperoleh data un tuk peng galian potensi wa jib pa jak lain, dan meningkatkan pencapai an penerimaan,” kata Robert. Pada kesempatan tersebut, PLN mendapatkan apresiasi se bagai BUMN dengan kontribusi besar serta patuh terhadap per aturan perpajakan dari Di - rek to rat Pajak Kemenkeu. Kon tri busi pajak PLN kepada ne gara pada 2018 tercatat se - besar Rp27,4 triliun. Direktur Keuangan PLN Sar - wono Sudarto menga takan, peng hargaan ini meng gam barkan bahwa kinerja PLN selama 2018 berjalan baik se hingga memberikan kontribusi pajak yang cukup besar.

“Penghargaan wajib pajak yang kita dapatkan ini me ru pa kan hasil kerja keras seluruh insan PLN,” ujarnya. Kedepan, PLNakanme ning - katkan kinerja keuangan nya baik sisi operasional mau pun in - vestasi. Menurut Sar wo no, hal tersebut akan memengaruhi nilai kontribusi pajak PLN untuk ne gara yang digunakan untuk pembangunan infra struk tur. “Kita akan kembangkan sisi investasi dan operasional serta tingkatkan lagi pelayanan kita un tuk melayani masyarakat de ngan tarif yang bagus. Deng - an begitu, otomatis penjualan kita akan meningkat sehingga kon tribusi pajak PLN untuk negara akan naik. Yang kembali bisa kita nikmati lagi dalam ben tuk pembangunan infra - struk tur serta pengembangan pendidikan,” tandasnya.

Oktiani endarwati