Edisi 14-03-2019
Railink Genjot Okupansi Kereta Bandara


JAKARTA –PT Railink menargetkan bisa mengangkut 1,3 juta penumpang kereta bandara sepanjang tahun ini. Target itu berarti akan meningkat di bandingkan sepanjang ta hun 2018 lalu sebanyak 800.000 penumpang.

Vice President Commercial Passanger PT Railink Fitri Ku - sumo Wardhani mengatakan saat ini okupansi kereta ba n da - ra baru sebesar 20% setiap hari. Demi menggenjot okupansi ke reta, operator Kereta Api Ban dara Soekarno Hatta PT Railink memberikan harga khu sus atau diskon kepada kar yawan Garuda Indonesia Group. Diharapkan dengan adanya kerja sama ini Railink bisa meningkatkan sekitar 10- 20% okupansi kereta bandara. “Memang tahun kemarin (2018) masih baru dan kita me - lakukan sosialisasi, tahun ini bisa meningkatkan. Hara pan - nya naik 10-20% okupansinya. Mudah-mudahan bersama Ga - ru da dan grupnya bisa ting kat - kan okupansi kereta api ban da - ra,” ungkap Fitri dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan, satu rang - kaian kereta bandara memiliki 272 kursi, jumlah kursi yang ter isi baru mencapai 55 orang se kali jalan.

Perhitungan ter se - but sesuai dengan okupansi ke - reta bandara yang hanya 20%. Na mun, mengenai berapa dis - kon yang diberikan, kedua be - lah pi hak masih belum mem be - ri kan pernyataan. Ke pas tian - nya dis kon tidak sampai 50%. Per se roan akan terus mengem - bang kan kereta bandara meng - ikuti jumlah penumpang fisik mau pun layanan kepada ma - syara kat. “Diskonnya tidak bisa kita sebut, pokoknya ang ka nya di bawah 50%. Nanti kita be rikan pengumuman inter nal kepada semua karyawan,” ungkapnya. VP Human Capital PT Ga ru - da Indonesia Heri Akhyar me - nga takan, diskon yang diberikan nanti diharapkan dapat memberikan manfaat lebih ba - gi para karyawan.

“Kerja sa ma cor porate member ini selain mem berikan alternatif transpor tasi untuk karyawan, juga bi sa memberikan manfaat le bih bagi para karyawan,” kata Heri. Sebelumnya Menteri Per - hu bu ngan (Menhub) Budi Kar - ya Sumadi meyakini jumlah keterisian atau okupansi pe - num pang kereta api (KA) ban - dara akan naik lebih dari 60% saat dioperasikan sampai Sta - siun Manggarai sekitar akhir Maret nanti. Saat ini KA ban - dara berhenti sampai Stasiun Dukuh Atas. Dengan ber opera - si nya kereta bandara hingga Sta siun Manggarai, diyakini akan semakin memudahkan masyarakat Jabodetabek yang akan menuju bandara terbesar di Asia Tenggara ini.

“Kereta bandara yang ta di - nya sampai Dukuh Atas, se ben - tar lagi akan dioperasikan sam - pai Stasiun Manggarai, semua angkutan yang dari Depok, Be - ka si, bisa ganti di tempat itu sehingga kereta bandara bisa ‘point to point’,” katanya.

Hafid fuad