Edisi 14-03-2019
Berharap Tuah Emery


LONDON–Unai Emery adalah garansi tersendiri untuk ajang Liga Europa. Kariernya di Eropa lebih banyak dihabiskan di kompetisi kelas dua Benua Biru tersebut.

Dia juga bisa disebut sebagai salah satu pelatih tersukses di Liga Europa dengan tiga gelar yang pernah diraih. Emery sudah bertarung di Liga Europa sebanyak 70 laga. Hasilnya, dia mendapatkan 40 kemenangan, 19 imbang, dan hanya 11 kali tumbang. Catatan ini bisa bertambah apik jika ditambah dengan empat kemenangan di babak kualifikasi Liga Europa, dengan tiga menang serta 5 imbang dari delapan partisipasi di Piala UEFA. Jika diakumulasi secara ke se lu ruhan dari fase kualifikasi sampai final di - tam bah saat masih bernama Piala UEFA, rekor Emery adalah 47 menang, 24 imbang, dan 11 kalah sehingga rekor kemenangan pelatih asal Spanyol itu sebesar 57%.

Statistik ini jauh lebih baik dibanding rapornya di ajang Liga Champions karena hanya men da pat - kan 18 kemenangan (42%) dari total 42 kali bermain di kompetisi tertinggi Eropa itu. Tuah Emery di Liga Europa itu di ha - rap kan bisa kembali terjadi saat meng - hadapi Rennes pada leg kedua babak 16 besar di Stadion Emirates, dini hari nanti. Tertinggal 1-3 di leg pertama, mem buat Arsenal setidaknya harus menang dengan skor agregat dua gol. “Sangat penting bagi kami mengontrol emosi, karena kartu merah seperti pertemuan sebelumnya bisa mengubah banyak hal,” kata Emery. Dalam situasi butuh menang mi nimal dua gol, mantan pelatih Sevilla itu mendapatkan tambahan amunisi saat menghadapi Rrennes. Salah satunya adalah kembalinya Alexander Lacazette. Setelah sempat absen di leg pertama, penyerang asal Prancis itu dipastikan tampil setelah bandingnya diterima UEFA.

Lacazette diharapkan bisa membuat Emery memiliki alternatif dalam menentukan formasi. Pengoleksi satu gol di Liga Europa dan 12 gol tersebut kemungkinan akan ditandemkan bersama Pierre Aubameyang. Kombinasi keduanya terbukti efektif saat The Gunners menghentikan rekor tak terkalahkan Manchester United di era Ole Gunnar Solskjaer. Sementara itu, Pelatih Rennes Julien Stephan tetap menganggap Ar - senal adalah ancaman serius. “Arsenal tetap favorit dengan semua sejarah dan pengalaman yang mereka miliki. Tapi paling penting adalah bagaimana kami bisa mencetak gol di sana. Minimal satu, jika tidak bisa dua,” katanya.

Ma’ruf