Edisi 15-03-2019
Kemenhub Buka Pendaftaran Angkutan Motor Gratis


JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka penyelenggaraan angkutan motor gratis (motis) dengan moda kereta api untuk mudik Lebaran 2019.

Direktur Lalu Lintas dan Ang kutan Kereta Api Ke men - hub Zul ma fendi mengatakan, pen daf tar an angkutan motis sudah bisa dilakukan secara online atau pun offline mulai Se lasa (12/3) hingga 25 Mei 2019. Dia me nye but, pe nye - lenggaraan ang kut an motis tahun ini me mi liki kuota se ba - nyak 18.096 sepeda motor.

“Ini sudah keenam kali kita adakan, kuota tahun ini seba - nyak 18.096 sepeda motor yang dimulai dengan tahapan pendaftaran, penerimaan, peng angkutan, hingga pe nye - rahan kembali,” ujar Zul ma - fendi kemarin. Adapun stasiun yang mene rima pendaftaran motis, di antaranya Stasiun Jakarta Gu - dang, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kema yor - an, Stasiun Cikarang, dan Sta - siun Kiara Condong.

Sementara untuk Stasiun Depok Baru dan Stasiun Tangerang segera menyusul menerima peserta pendaftaran motis. Zulmafendi menambahkan, bagi peserta motis yang mendaftar di awal akan men - dapatkan keistimewaan be - rupa fasilitas untuk pembelian tiket KA ekonomi komersial maksimal sebanyak tiga tiket dan public service obligation (PSO).

Dengan catatan, fas il i - tas tiket ini berlaku selama kuo ta tiket yang dialokasikan masih tersedia. “Untuk waktu pengantaran ataupun pengangkutan motis akan dimulai pada 27 Mei sam - pai dengan 2 Juni 2019. Ke - mudian dilanjutkan kembali pada 8 Juni sampai 13 Juni 2019,” katanya.

Di tempat yang sama, Sek - retaris Direktorat Jenderal Per keretaapian Kemenhub Danto Restyawan mengata - kan, pelaksanaan pendaftaran angkutan motis ditetapkan bervariasi. “Untuk pendaftaran online berakhir hingga 25 Mei 2019.

Sementara pendaftaran lang - sung di stasiun berakhir pada 13 Mei. Pendaftaran langsung yang tidak difasilitasi peme - sanan tiket serta pendaftaran langsung untuk contra flow masing-masing berakhir 25 Mei dan 12 Juni 2019,” ung kapnya.

Tahun ini jumlah anggaran untuk angkutan ini berkurang dari Rp36 miliar pada 2018 menjadi Rp28 miliar. “Namun, ini tidak mengurangi kuota dan jumlah partisipasi masyarakat yang memanfaatkan angkutan ini. Dengan kata lain, kita bisa dapatkan efisiensi,” kata Danto.

ichsan amin



Berita Lainnya...