Edisi 15-03-2019
Malaysia Tolak Bebaskan Tersangka Vietnam


KUALA LUMPUR - Kejaksaan Agung Malaysia menolak permintaan Vietnam untuk membebaskan Doan Thi Huong yang dituduh dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam, adik tiri pemimpin Korea Utara (Korut).

Pengadilan telah dijad wal - kan pada 1 April untuk kembali menghadirkan Doan Thi Huong. Permintaan Vietnam itu muncul setelah warga ne - gara Indonesia Siti Aisyah di be - bas kan oleh pengadilan Ma lay - sia. Siti Aisyah dituduh bersama Doan Thi Huong dalam kasus tersebut.

Huong dan Siti Aisyah didakwa membunuh Kim Jongnam dengan menyemprotkan ra cun VX di wajahnya saat bera - da di bandara Kuala Lumpur pa - da Februari 2017. “Ini komplain kami bahwa ke jaksaan publik tidak ber tin - dak adil kepada Doan Thi Huong,” ung kap pengacara Huong, Hi syam Teh, yang meminta penundaan pengadilan dengan alasan klien nya dalam kondisi tidak sehat.

Teh menyatakan, penolakan pengadilan atas permintaan Viet nam merupakan kepu tus - an yang jahat dan kasus dis kri - mi nasi ka re na kejaksaan agung lebih me nyukai satu pihak di - bandingkan pihak lain karena pengadilan te lah meme rin tah - kan keduanya melakukan pem - belaan.

“Kementerian Kehakiman dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vietnam sedang ber ko - munikasi dengan otoritas Ma - laysia untuk menjamin pem be - basan kliennya,” papar Teh. Kemlu Vietnam menye sal - kan keputusan pengadilan Ma - lay sia yang tidak segera mem be - baskan Huong.

“Vietnam telah menyebut kasus ini dalam semua pertemuan dengan Ma - lay sia dan kami juga meminta lagi Malaysia menggelar peng - adilan yang adil,” papar juru bicara Kemlu Vietnam Le Thi Thu Hang saat konferensi pers di Hanoi kemarin.

Kejaksaan mengejutkan ba - nyak pihak pada Senin (11/3) dengan meminta pengadilan mencabut dakwaan terhadap Siti Aisyah dan mem be bas kan - nya. Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Kuala Lumpur segera me - ner bangkan dia ke Jakarta pada hari yang sama.

Pengadilan itu menam pil - kan rekaman video bandara yang menunjukkan dua wanita yang dituduh membunuh Kim Jong-nam saat pria itu bersiap check in penerbangan. Seorang wanita yang diidentifikasi se ba - gai Huong menempelkan ta - ngan nya ke wajah Kim dan video dengan gambar buram me nunjukkan seseorang yang diidentifikasi sebagai Siti Aisyah berlari menjauh.

Teh menolak spekulasi bah wa pembebasan Siti Aisyah ka rena kurangnya bukti video ter ha dap - nya karena pengadilan telah meng angkat kasus itu pada ke - duanya. “Jadi, ini tidak berbeda apakah gambar Doan Taji Hung tertangkap kamera CCTV atau tidak sama sekali,” ujar Teh se - telah pemeriksaan pengadilan.

Tim pengacara tetap me ne - gaskan bahwa wanita tersangka itu dijebak oleh para agen Korut untuk melakukan pembu nuh - an tersebut. Kedubes Korut di Kuala Lumpur dicoreti grafiti be berapa jam sebelum penga - dil an kembali digelar.

Interpol telah menge luar - kan peringatan merah untuk empat warga Korut yang di iden - tifikasi sebagai tersangka oleh kepolisian Malaysia. Keempat orang itu meninggalkan Ma lay - sia beberapa jam setelah pem - bu nuhan Kim Jong-nam. Usai hadir di pengadilan, Huong terlihat menangis saat bicara dengan para pejabat Ke - dubes Vietnam, sebelum di ba - wa lagi oleh personel polisi.

Di Vietnam, ibu tiri Huong, Nguyen Thi Vy menyatakan, ke - pu tusan pengadilan itu mem - buat nya sedih. “Saya tidak me - nger ti mengapa wanita lain di - be bas kan, tapi bukan putri saya. Me reka didakwa dengan kasus yang sama, ini seperti tidak adil,” ujar dia.

Kim Jong-nam tinggal di pengasingan di Makau sebelum pembunuhan itu. Dia lari dari Korut setelah saudara tirinya, Kim Jong-un, menjadi pemimpin Korut pada 2011 setelah ayah mereka meninggal dunia.

Beberapa anggota parlemen Korsel menjelaskan, rezim Korut memerintahkan pem bu - nuhan Kim Jong-nam yang menjadi pengkritik kekuasaan dinasti keluarganya. Pyong - yang menyangkal tuduhan itu. Sebelumnya dilaporkan, pem bebasan Siti Aisyah itu sa - ngat mengejutkan dirinya.

“Saya sangat bahagia. Saya tidak memperkirakan hari ini saya akan dibebaskan,” kata Aisyah, dilansir Reuters pada hari pembebasannya. Dia juga mengaku sehat dan di perlakukan dengan baik selama sekitar dua tahun di penjara.

syarifudin