Edisi 15-03-2019
Mutasi Kajari Jakbar Kedepankan Integritas


JAKARTA – Mutasi jabatan Bayu Adhinugroho Arianto sebagai kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat merupakan keniscayaan dinamika proses regenerasi yang mengacu pada rekam jejak integritas dan kompetensi objektif apa ratur sipil negara (ASN).

Promosi tersebut bagian dari im
plementasi reformasi birokrasi da - lam menerapkan reward and pu - nishment bagi seluruh ASN, ter - m asuk jajaran Kejaksaan Agung (Kejagung). “Sejauh yang bersangkutan dinilai memiliki integritas dan kompetensi, lalu apa salahnya jika kemudian mendapat pro - mo si, apalagi Bayu sebelumnya menjabat asisten bidang in te - lijen (asintel) Kejaksaan Tinggi Bali,“ ujar anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni di Jakarta kemarin.

Dalam UUD 1945 pasal 28D disebutkan bahwa setiap orang berhak untuk bekerja men - dapatkan imbalan, perlakuan yang adil, dan layak dalam hu - bungan kerja. Artinya, setiap ASN berhak mendapatkan per - lakukan adil dalam pekerjaan, salah satunya mutasi yang adil.

“Jangan karena kebetulan anak Jaksa Agung, kemudian kita ten densius sebagai praktik ne - potisme,” katanya. Dia meyakini jajaran Ke ja - gung telah mem per tim ba ng - kan syarat kompetensi, prestasi kerja, peringkat jabatan, hu - kum an disiplin, dan kebutuhan organisasi sebelum me mu tus - kan mutasi atau promosi ke pa - da jajarannya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Mukri menepis ada unsur nepotisme, terkait promosi anak Jaksa Agung M Prasetyo yang dipromosikan menjadi ka - jari Jakarta Barat. “Prinsipnya, mutasi kejaksaan adalah se sua - tu hal yang biasa untuk pe nye - garan, tour of duty.

Promosi dan mutasi betul-betul secara ob - jek tif ditentukan oleh tingkat prestasinya, integritasnya, dan loyalitasnya,” ungkapnya. Menurut Mukri, kinerja Bayu menjadi tolok ukur kep u - tus an promosi jabatan, salah satunya kerja bersama sehingga Kejati Bali mendapat predikat wilayah bebas korupsi.

Tak hanya itu, dia menilai kinerja optimal Bayu dalam penanganan buronan Kejati Lampung yang ditangkap di Bali. Dia menjelaskan prosedur mutasi/promosi di Korps Adhyaksa.

Keputusan diambil dalam rapat pimpinan yang dihadiri Jaksa Agung bersama para jaksa agung muda, di antaranya jampidum, jampidsus, jamintel, serta jamwas. Segala hal berkaitan dengan personel yang akan dimutasi atau mendapat promosi dibahas dalam rapim dari sisi kepangkatan, kinerja, prestasi, serta integritas.

yan yusuf