Edisi 15-03-2019
PKB Luncurkan Program Nusantara Bertauhid


JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menginisiasigerakan Nusantara Bertauhid untuk menangkal ancaman perpecahan, hoaks, radikalisme, dan terorisme yang marak terjadi jelang Pilpres 2019.

Ironisnya, tidak jarang ujaran kebencian dan saling hujat itu disasarkan kepada sesama umat Islam sendiri. “Gerakan Nusantara Ber - tauhid adalah gerakan moral keagamaan yang kami ru mus - kan sebagai tanggung jawab atas situasi mutakhir bangsa di mana sesama muslim maupun antara umat beragama dibuat renggang dan diadu domba oleh fitnah dan hoaks media sosial yang terstruktur masif.

Kami prihatin,” tutur Cak Imin susai pencanangan gerakan Nusantara Bertauhid di Mas - jid Almunawar, Ciganjur, Ja - karta, kemarin. Cak Imin mengajak seluruh elemen bangsa untuk ber sa - ma-sama menjaga ke keluar - gaan, persatuan, ukhuwah Is - lamiah (persaudaraan an tar - se sama umat Islam), ukhuwah wathaniah (persaudaraan an - tar sesama warga bangsa), dan ukhuwah basariah (per sau - daraan semama manusia).

“Ini berantem- nya tak hanya di panggung, tapi juga di grupgrup WA (WhatsApp) yang sudah keras. Sampai ada yang keluar dari grup WA. Sesama sau dara mengacau di WA masing-masing. Ini bagian dari keprihatinan dan usaha kita menyatukan,” papar Cak Imin.

Dia berharap, gerakan ini dapat mempererat kebersamaan masyarakat Indonesia. Nusantara Bertauhid, kata Cak Imin, untuk meneguhkan ketauhidan agar seluruh ancaman perpecahan segera teratasi.

“Oleh sebab itu saya mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk turut serta bergabung dan berpartisipasi membaca dan mengk hatam - kan Alquran serta bersalawat secara serentak dalam acara bertajuk Nusantara Bertauhid yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Maret-14 April 2019,” lanjutnya.

Dalam kegiatan ini ada dua kegiatan utama. Pertama khat - mil Quran serentak di se lu ruh penjuru Nusantara dari Sa - bang sampai Merauke sejak 14 Maret hingga 14 April. Ke - giatan khataman Alquran ini akan dimulai pada 31 Maret di Pesantren Yambuul Quran, Kudus, Jawa Tengah.

Kegiatan kedua digelar Pondok Pesan - tren Syekh Quro, Karawang, Jawa Barat pada 3 April. Khataman Alquran massal ini dilanjutkan pada 7 April di Masjid Agung, Banten, dan berakhir di Masjid Sunan Am - pel, Surabaya pada 14 April se - belum pemilu.

“Kepada seluruh masyarakat, terutama kader nahdliyin , pimpinan jamaah, di tanggal-tanggal tersebut kita ajak untuk khatmil Quran sekaligus salawatan agar bisa menjaga keselamatan Indonesia,” paparnya.

Koordinator Nasional Ge - rakan Nasional Mengaji Ja zi - lul Fawaid mengatakan, ke - giat an ini dimaksudkan untuk mengajak semua kalangan, terutama kader PKB, agar ti - dak lupa di tengah padatnya kegiatan kampanye terkait kepentingan politik untuk tetap memperhatikan urusan bati - ni ah dengan bertauhid. “Kita mengajak khataman serentak di empat titik itu.

Golnya adalah bagaimana masyarakat Indonesia sukses, PKB sukses, dan Indonesia sukses. Kita dinginkan situasi yang panas ini. Kita buktikan apakah masih ada yang peduli di tengah kampanye ini. Jadi kampanye ngajak memilih juga mengajak mengaji,” tutur calon anggota DPR dari dapil Jatim VIII (Lamongan-Gresik) itu.

abdul rochim



Berita Lainnya...