Edisi 15-03-2019
Penjarahan Meluas di Venezuela


CARACAS - Penjarahan terus meluas di Venezuela seiring pemadaman listrik yang masih terjadi dan krisis ekonomi berkepanjangan.

Para penjarah menghancurkan pintu dan jendela toko serta mengambil barang-barang di lebih dari 300 toko di penjuru negara bagian Zulia, Venezuela. Zulia terletak di sepanjang perbatasan antara Venezuela dan Kolombia.

“Sekitar 100 orang masuk ke toko dan mengambil semua makanan,” kata Maria Centeno, 29, pemilik toko yang menjual ma - kan an dan furnitur yang telah habis dijarah massa pada Ming - gu (10/3). Centeno menjelaskan, “Me - re ka warga masyarakat.

Kepolisian datang dan mereka me nga - ta kan kepada saya untuk mengatasinya sendiri.” Setelah gelombang pen ja - rah an itu, banyak toko menjual sisa barangnya dengan harga murah karena khawatir akan di - jarah lagi. Perusahaan ma kan an terbesar di negara itu, Empresas Polar, menyatakan empat fa si - litas di Maracaibo telah dijarah pekan ini.

Para penjarah meng - ambil air mineral, minuman ringan, dan pasta. Di Maracaibo, warga mem - beli makanan di beberapa toko yang masih buka. Antrean para pembeli bahan bakar minyak tampak antre hingga beberapa ratus meter. “Di rumah saya memiliki satu kilogram beras dan satu ki lo - gram kacang.

Itu yang saya akan makan hari ini. Apa yang akan saya makan besok? Ini benarbenar buruk,” tutur Jose Navas, 53, penjaga keamanan lokal. Presiden Venezuela Nicolas Maduro kewalahan memulihkan listrik di wilayah barat negara itu.

China telah me na war - kan bantuan kepada Maduro untuk mengakhiri krisis listrik terburuk itu. Listrik kembali menyala di sebagian besar wilayah Vene zuela setelah pemadaman na sional pekan lalu. Pelabuhan utama Jose yang penting untuk ekspor minyak kembali ber operasi.

Pemerintah meminta warga kembali bekerja kemarin, sete - lah beberapa kali pengumuman libur akibat pemadaman listrik. Sekolah tetap libur untuk sehari lagi menurut Menteri Infor - masi Jorge Rodriguez. China menawarkan ban - tuan dan dukungan teknis un - tuk memulihkan listrik.

Dia mendukung pernyataan Maduro bahwa masalah listrik itu akibat sabotase. Oposisi menilai korupsi dan buruknya manajemen oleh otoritas negara menjadi penyebab pemadaman listrik nasional itu.

Beberapa teknisi lokal menyatakan masalah teknis pada jalur transmisi yang menghubungkan pembangkit listrik tenaga air Guri di tenggara Venezuela kejaringan listrik nasional diperkirakan menjadi penyebab pemadaman listrik.

muh shamil



Berita Lainnya...