Edisi 15-03-2019
Puluhan Kali Beraksi, Begal Sadis Ditangkap


DEPOK - Pelaku begal sadis yang sudah beraksi puluhan kali dengan cara melukai korbannya menggunakan senjata tajam Rian Konang, 23, diamankan Tim Buser Polsek Beji, Depok, Rabu (13/3).

Dari catatan kepolisian, pria bertubuh tinggi kurus ini sudah 24 kali membegal korban di Depok hingga Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Aksi pelaku su - dah sangat meresahkan warga Depok dan sekitarnya. “Wila - yah operasinya di Beji, Depok.

Kemudian di luar Depok dia beraksi di Jagakarsa, Pondok Labu, dan Srengseng Sawah,” kata Kasat Reskrim Polresta De - pok Kompol Deddy Kurniawan kemarin. Di Depok, pelaku tercatat sudah beraksi sebanyak 15 kali. Sementara sisanya dilakukan di wilayah Jakarta.

Dalam aksinya, dia selalu melibatkan re - kan-rekannya, termasuk ketika menjarah warung. Saat ini, petugas masih memburu para pelakunya. “Rian ini sebagai ekse kutor. Temannya ada yang jadi joki dan ikut-ikutan,” ung - kap nya.

Dari puluhan kali membegal dan menjarah, kata dia, uang yang didapat pelaku digunakan untuk membeli minuman keras dan obat-obatan terlarang. “Ak - si pelaku sudah sangat me re - sahkan warga sehingga kami segera tindak lanjuti,” tukas - nya.

Sebelum tertangkap, pelaku dan temannya yaitu Alfiansyah, 23, beraksi di atas flyover Uni - versitas Indonesia (UI) dan di Jalan Ridwan Rais, Beji Depok. Saat beraksi mereka berbagi peran. Rian berperan sebagai eksekutor, sedangkan Alfiansyah sebagai joki.

Aksi pertama dilakukan di atas flyover UI arah Kelapa Dua pada Rabu (13/3) dini hari pukul 01.45 WIB. Tak puas telah membacok satu korbannya, mereka kemudian berpindah ke kawasan Beji tepatnya di Jalan Ridwan Rais sekitar pukul 02.25 WIB.

“Korban pengendara sepeda motor yang sedang melaju di jalan. Saat berpapasan dengan pelaku, korban lang - sung disabet dengan senjata tajam,” tukasnya. Korban mengalami luka di leher kiri akibat sabetan celurit.

Saat korban tidak berdaya, pe - laku kemudian merampas harta benda milik korban. Warga yang menemukan korban langsung membawa ke rumah sakit ter - dekat untuk mendapatkan pe - ra watan medis. “Pelaku ingin mengambil atau menguasai ba - rang-barang milik korban,” paparnya.

Wakil Kapolresta Depok AK - BP Arya Perdana mengatakan, sebelum beraksi para pelaku menenggak minuman keras dan obat terlarang. Hal itu di la - kukan agar mereka merasa lebih berani. “Mereka mabuk dulu untuk meningkatkan keper ca - yaan diri.

Ada yang mabuk obat dan minuman keras,” kata Arya. Hingga kini penyidik masih mendalami kasusnya. Dari ta - ngan pelaku, polisi meng aman - kan satu unit sepeda motor. Adapun celurit yang digunakan untuk melukai korbannya ma - sih dicari.

“Kami juga masih me - ngejar satu pelaku lagi,” ucap Arya. Sementara itu, pelaku Rian mengaku sudah lima bulan melakukan tindak kejahatan. Dia biasa beraksi bersama te - mannya yang kini masih buron. “Baru lima bulan, sebelumnya saya kerja jadi tukang parkir di sekitaran Jalan Margonda.

Biasanya saya sama Iyung (DPO) jalannya. Ngincer orang-orang yang lagi jalan sendirian di tempat sepi,” kata Rian. Sementara Alfiansyah, pelaku lainnya, mengaku membacok dua orang karena dendam. Pasalnya, dirinya pernah menjadi korban begal. Dia mengaku tidak berniat merampas harta korban.

r ratna purnama




Berita Lainnya...