Edisi 15-03-2019
Treasury Ajak Kaum Milenial Nabung Emas


JAKARTA - Treasury, platform jual beli dan penyimpanan emas secara online , mengajak kaum milenial untuk melek investasi dengan menabung emas.

Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, Treasury menggandeng perusahaan perencana keuangan Finansialku dengan meluncurkan gerakan #PunyaSimpenanEmas. Gerakan ini dilatarbelakangi data yang menyebutkan masih rendahnya alokasi dana anakanak muda untuk menabung, yakni hanya 11% dan investasi sebesar 2%.

Data lain menyebutkan populasi kaum milenial yang besar, yakni 23,77% dari total penduduk Indonesia. Selain itu, penggunaan internet sudah sangat masif dengan penetrasi 50% di seluruh wilayah negara. Head of Brand Development Treasury Narantara Sitepu mengatakan, gerakan mengajak kaum muda memiliki simpanan emas adalah untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya memiliki simpanan emas.

”Kedua untuk mengajak masyarakat merencanakan berbagai tujuan finansial di masa mendatang. Gerakan ini akan terus kami sosialisasikan lewat berbagai kegiatan, baik online maupun offline, ”kata Narantara di Jakarta baru-baru ini.

Dia menambahkan, rendahnya literasi dan kesadaran akan manfaat menabung pada generasi milenial berdampak pada rendahnya aktualisasi mereka memiliki simpanan. Untuk itu, dia berharap kampanye #PunyaSimpenanEmas bisa menggugah masyarakat khususnya kaum muda agar lebih sadar investasi.

”Saya sangat optimistis kampanye ini dapat menyadarkan dan mendorong minat m asyarakat untuk punya simpanan,” kata Founder and CEO Finansialku Melvin Mumpuni. Dia mengatakan, dalam pengelolaan keuangan keluarga ada beberapa hal yang harus diperhatikan di antaranya dana darurat.

”Salah satu instrumen yang bisa dipilih untuk menyimpan dana darurat adalah emas 24 karat. Hindari menyimpan dana darurat dalam bentuk perhiasan, karena nilai jualnya akan dikurangi oleh biaya produksi dan desain perhiasan tersebut,” ujar Melvin.

yanto kusdiantono