Edisi 15-03-2019
Pujian untuk Messi


BARCELONA– Lionel Messi menjadi buah bibir saat Barcelona menjamu Olympique Lyon pada legkedua babak 16 besar Liga Champions.

La Pulga mendapat pujian dari pelatih kedua tim karena tampil sangat luar biasa. Messi seperti tidak terhentikan saat merumput di Camp Nou, Kamis (14/3). Entah terpacu hattrick Cristiano Ronaldo ketika membantu Juventus mengalahkan Atletico Madrid 3-0, penyerang asal Argentina itu menjadi kunci kemenangan 5-1 Barcelona atas Lyon.

Sebanyak empat gol Barcelona pada laga kandang itu lahir karena jasa Messi. Bomber berusia 31 tahun itu mencetak dua gol pada menit ke-17 dari titik putih dan di menit ke-78.

Dia juga merancang gol Gerard Pique (81) dan Ousmane Dembele (86). Gol lainnya dihasilkan Philippe Coutinho (31). Kontribusi Messi memungkinkan Barcelona menyelamatkan nama baik Spanyol.

Karena, Barcelona yang sempat terdesak setelah bermain 0-0 pada legpertama di Parc Olympique Lyonnais, kini bisa melaju ke perempat final Liga Champions untuk ke- 12 kali secara beruntun. “Kami sangat bersemangat untuk menghadapi pertanding - an Liga Champions.

Messi menampilkan performa mengagumkan pada pertandingan ini. Dia begitu luar biasa,” kata Pelatih Barcelona Ernesto Valverde, dilansir Skysport. Bertahannya Barcelona membuat warga Spanyol merasa lega karena masih punya wakil.

Berbeda dari musim lalu di mana ada tiga klub Primera Liga yang melaju ke perempat final, sekarang El Azulgranaharus bersolo karier. Harapan Negeri Matador menjuarai Liga Champions untuk keempat kali berturutturut terancam rusak karena tiga wakil lainnya terempas.

Setelah Valencia terhenti di penyisihan grup, Real Madrid dan Atletico Madrid kandas di babak 16 besar. “Pada laga ini Messi sedang berada dalam mode Liga Champions. Dia begitu jenius dan bisa melakukan banyak hal yang kebanyakan orang tidak bisa.

Terkadang permainannya tidak bisa dihentikan,” ucap Pelatih Lyon Bruno Genesio. Messi pantas mendapat sanjungan. Akselerasinya membuat lini belakang Lyon kewalahan. Sejak awal, alumnus La Masia itu tampil sangat serius.

Dia membuat kiper Lyon Anthony Lopes dan Mathieu Gorgelin yang menggantikannya pada menit ke-34 terus berada dalam tekanan. “Kami hanya ingin menguasai jalannya pertandingan sejak awal.

Kami tidak ingin memberi lawan kesempatan untuk mengembangkan permainan. Karena itu, kami menggerakkan bola dengan cepat. Kami juga sedang dalam kondisi terbaik,” sebut Messi.

m mirza