Edisi 16-03-2019
Anak Muda Harus Berani Ambil Risiko


PUTRI Tanjung, 22, memulai bisnisnya sejak usia masih sangat belia, yaitu 15 tahun.

Saat itu dia mendirikan El Paradiso, yaitu usaha kecil-kecilan dalam bidang pengelola acara (event organizer ) seperti ulang tahun dan prom night . Perlahan-lahan Putri mulai mengembangkan bisnisnya.

Tiga tahun kemudian, atau saat usianya 18 tahun, dia pun dipercaya untuk menangani acara besar pertamanya, yaitu Mandiri Creativepreneur Corner 2014 . Dari sini, Putri lalu mengubah nama El Paradiso menjadi Creativepreneur Event Creator. Demi menggali ilmu dari wirausahawan muda ini, GENSINDO melakukan wawancara tertulis dengan Putri. Berikut hasilnya.

Bagaimana awalnya memulai creativepreneur creator?

Awalnya karena ketidakpuasan saat mengikuti berbagai seminar dan talkshow . Aku mencari seminar atau talk show tentang wirausaha kreatif, tetapi aku tidak dapat menemukan apa pun yang menarik perhatian aku. Akhirnya dari situ jadi kepikiran , kenapa aku tidak membuat acara sendiri? Aku yakin ada anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu yang sama sehingga ini bisa menjadi peluang besar. Jadi, itulah yang kami lakukan sampai sekarang.

Bagaimana caranya untuk memulai dan membesarkan ide bisnis kita?

Salah satu langkah yang diambil dalam mengembangkan karier, cari tahu passion yang kita miliki. Jika paham akan passion kita, tentu akan muncul dorongan yang sangat besar untuk merealisasikannya. Tapi sebelum eksekusi ide, kita harus memperhatikan peluang yang akan kita dapatkan. Jika peluangnya bagus, langsung eksekusi, tapi kalau peluangnya tidak bagus, berarti kita harus memutar otak kembali untuk mencari ide-ide yang lain.

Apa suka duka dalam menjalankan bisnis?

Sukanya bertemu dengan tokoh-tokoh inspiratif dan juga melihat semangat belajar para peserta. Saya bisa bertemu dan bekerja bersama orang-orang inspiratif seperti Ibu Susi Pudjiastuti, Ibu Tri Rismaharini, Pak Ridwan Kamil, John Riady, Raditya Dika, Deddy Corbuzier, dan banyak lagi.

Aku juga selalu bersemangat untuk bertemu peserta yang datang dengan mata berbinar penuh rasa ingin tahu dan semangat belajar yang tinggi. Kalau duka, mungkin bukan ya, tapi lebih pada tantangan untuk terus berinovasi. Saya juga kadang merasa kesulitan dalam menghadapi rekan kerja yang lebih tua. Tapi semuanya baik-baik saja sekarang karena tim adalah energi buatku.

Ada pesan untuk anak muda biar bisa sukses?

Mungkin terdengar klise, tapi kita harus berani, harus mau mengambil risiko. Kewirausahaan adalah soal mengambil risiko. Didampingi juga dengan rasa ingin tahu yang besar sehingga tidak mudah puas dan mau untuk belajar terusmenerus. Aku percaya bahwa proses itu penting dan harus dinikmati. Belajarlah dari wirausahawan yang sukses, tetapi buat formula kesuksesan kamu sendiri, jangan meniru mereka. Setiap orang punya keunikannya masing-masing dan itulah yang membuat kita spesial. Satu lagi, jangan takut susah!

LAELATIN NAFIā€™AH

GEN SINDO

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta