Edisi 16-03-2019
Indonesia Sejahtera Tujuan Utama Perindo


BENGKULU –Membangun Indonesia harus mempunyai strategi tepat. Kesejahteraan rak yat Indonesia harus men jadi tujuan dan patokan utama.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Partai Perindo Ha ry Tanoesoedibjo (HT) saat memberikan arahan dalam pembekalan kepada calon anggota legislatif (caleg) dan konsolidasi Partai Perindo untuk pemenangan Pemilu 2019 daerah pemilihan Provinsi Bengkulu.

“Partai Perindo berjuang untuk memajukan Indonesia. Itulah kenapa slogannya Untuk Indonesia Sejahtera. Su paya kita ingat terus, yang kita perjuangkan kesejahteraan Indonesia,” ungkap HT di Kota Bengkulu kemarin.

Menurut HT, hal yang harus di lakukan Perindo adalah mem bangun masyarakat yang belum produktif menjadi produktif dengan keberpihakan. Dengan begitu, pelaku ekonomi tidak hanya itu-itu saja. Artinya, semakin banyak masyarakat produktif yang bisa menciptakan lapangan kerja, membayar pajak, dan ikutan dil menggerakkan perekono mi an daerah dan nasional.

“Itu lah awal dari kejayaan Indonesia sesungguhnya,” kata nya. Hal tersebut hanya bisa dilakukan dengan kebijakan tepat sasaran dan sistem yang bisa mem bangun masyarakat ba wah ke menengah dan menengah ke atas lebih cepat. Salah satunya dengan proteksi.

Apa yang berlaku di luar negeri, belum tentu berhasil diterapkan di Tanah Air, karena kon disi masyarakatnya berbeda. “Saya percaya, hukum pasar bebas itu yang kuat tambah kuat, yang lemah semakin le mah, itu enggak bisa diterapkan di sini,” ujarnya.

Konsekuensinya, kata HT, Partai Perindo harus meraih kursi sebanyak-banyaknya diparlemen agar bisa berperan besar membuat kebijakan tepat sasaran guna memper cepat kemajuan Indonesia. Meski belum masuk parlemen, Partai Perindo sudah aktif mem bangun masyarakat menjadi produktif.

Berbagai program seperti Gerobak Perindo, koperasi nelayan, pemberian mesin perontok padi terus digulirkan. Terjun langsung memberikan pembekalan kepada caleg menjadi salah satu upaya HT memaksimalkan perolehan suara Partai Perindo di pesta demokrasi lima tahunan.

“Pembekalan ini penting, ini dapil ke-66 dari 80 dapil. Saya sampaikan pentingnya kita saling memahami. Yang per ta ma visi dari par tai, karena banyak caleg yang bukan pengurus partai,” ung kap HT. Selain memahami visi, baik partai maupun caleg harus memahami tugas masing-ma sing.

Tu gas DPP memaksimalkan suara dan mempermudah para caleg berjuang, sedang kan caleg harus terus terjun langsung kemasyarakat agar bukan hanya di kenal, tetapi juga disukai dan akhirnya dipilih pada pemilu yang diselenggarakan 17 April mendatang.

“Yang diharapkan antara partai dan caleg bersi nergi. Tujuannya memaksimalkan perolehan suara pada pemilu,” katanya.

mula akmal