Edisi 16-03-2019
Menanti Magis Zidane


MADRID– Zinedine Zidane siap memulai periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid. Zidane bertekad mewarnai comeback-nya di sisi lapangan dengan kemenangan atas Celta de Vigo pada lanjutan Primera Liga.

Musim ini Madrid kemung - kinan besar bakal hampa gelar. Pasanya, Los Blancossudah ter - singkir dari Copa del Rey dan Liga Champions. Kans merajai Spanyol juga sangat tipis karena tertinggal 12 poin dari Barcelona.

Tapi, itu tidak mengurangi semangat Zidane untuk membawa pasukannya meraih hasil terbaik. Dengan tersisa 11 laga lagi atau 33 poin yang diperebutkan, pelatih asal Prancis itu tetap optimistis Madrid bisa menjadi juara, minimal mengamankan tiket otomatis Liga Champions.

Itu sebabnya, Zidane berambisi mengalahkan Celta yang akan berkunjung ke Santiago Bernabeu, nanti malam. Terlebih pertandingan ini bukan semata mencari poin penuh, juga memulihkan kepercayaan diri para pemain saat menjadi tuan rumah.

Status Madrid sebagai jago kandang belakangan ini tercoreng lantaran menelan tiga kekalahan beruntun. Karim Benzema dkk dua kali dipermalukan Barcelona, yakni saat Copa del Rey dan di kompetisi domestik. Kemudian dihajar Ajax Amsterdam 1-4 di Liga Champions.

Selama menelan tiga kekalahan kandang itu Madrid hanya mampu menghasilkan satu gol dan kebobolan hingga delapan kali. Kondisi itu harus segera diperbaiki mengingat Los Galacticosmasih ada enam pertandingan lagi di Santiago Bernabeu, termasuk kontra Celta.

Karena itu, Zidane terus menyemangati pemainnya, terutama saat menggelar latihan pertama pada Rabu (13/3). “Lupakan masa lalu. Kita mulai dari awal lagi. Jangan pedulikan bagaimana situasi sebelumnya,” ucap mantan playmakerJuventus itu, dilansir Skysport.

Harapan Zidane sangat mung kin terpenuhi. Pasalnya, Madrid tidak pernah kalah se - lama lima pertemuan terbaru kontra Celta di semua kompe - tisi. Salah satunya ketika dia masih bertugas pada 13 Mei 2018 yang berujung kemenangan 6-0.

Walau saat itu tanpa Cristiano Ronaldo, Madrid bisa menang berkat dua gol Gareth Bale, Isco Achraf Hakimi, dan Toni Kroos. Jadi, ada kemungkinan Zidane menurunkan skuad serupa.

Terbukti, dia bermaksud memainkan lagi Isco yang sempat terbuang ketika era Julen Lopetegui dan Santiago Solari. “Primera Liga sangat sulit. Tapi, kami akan berusaha meraih poin sebanyak mungkin. Perubahan dimulai sekarang. Kami minta fans terus mendukung,” ujar Isco.

m mirza




Berita Lainnya...