Edisi 26-03-2019
Elektabilitas Perindo Bisa Tembus 5,5%


JAKARTA - Elektabilitas Partai Perindo terus menunjukkan tren positif. Hasil survei terbaru yang dirilis Jaringan Suara Indonesia (JSI), elektabilitas partai besu an Hary Tanoesoedibjo (HT) ini mencapai 4,7%.

Angka tersebut masih ber poten si naik karena publik yang menya ta kan sangat suka sebe sar 5,5%, se men ta ra yang cukup suka 68,2%. Elektabilitas Perindo mengalami lonjakan signifikan diban dingkan hasil survei se belum nya pada Oktober 2018 yang hanya 3,2%. Dengan elekta bilitas 4,7%, peluang Perindo untuk lolos ambang batas parliamentary threshold (PT) 4% dinilai sangat terbuka. Direktur Eksekutif JSI Fajar S Tamin mengungkapkan, peru bahan elektabilitas suara itu salah satunya dipengaruhi dari tertariknya masyarakat ter hadap program-program yang disa jikan Partai Perindo. Mereka meyakini parpol tersebut dapat membawa perubahan untuk Indonesia.

“Kita lihat programpro gramnya cukup menarik pub lik sehingga kemudian elekta bilitas Perindo pun agak terangkat,” tuturnya. Fajar menilai, Partai Perindo dapat mengungguli partai lain - nya karena program kerja yang ditawarkan cukup menarik pub lik. Sesuai dengan visinya yakni mewujudkan Indonesia yang berkemajuan, bersatu, adil, makmur, sejahtera, ber - daulat, bermartabat, dan ber - bu daya. “Perindo urutan ketiga, kebetulan PDIP asosiasinya ada di sini dengan (capres) begitu juga dengan Gerindra, tapi Perin do ini memang karena pro - gram-program yang dikeluar - kan nya,” jelas Fajar.

Ada sejumlah alasan yang membuat publik memiliki ke - tertarikan kepada Perindo. Pertama, orang sudah mengenal Perindo dari media. Selain itu, se jumlah program prorakyat yang ditawarkan Perindo juga banyak disukai publik. Dia mencontohkan pro - gram Gerobak Perindo untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dilakukan secara masif di se - luruh Indonesia. Juga program pengasapan (fogging ) untuk pembasmian jentik nyamuk di seluruh Nusantara, serta bazar sembako murah di berbagai dae rah. “Itu banyak diketahui publik,” ungkapnya. Program-program tersebut selaras dengan keinginan pub lik yang memberikan perhatian pada tiga isu penting yang sa - ngat diharapkan masyarakat untuk diselesaikan. Pertama, yak ni stabilisasi harga kebu tuhan bahan-bahan pokok, pengang guran, dan isu kemiskinan.

“Program-program Perindo mengarah ke sana. Itu yang mem - buat publik tertarik,” ucapnya. Dengan berbagai program yang ditawarkan, ditambah de - ngan kekuatan udara yakni ja - ringan media MNC Group baik media cetak, elektronik (radio dan televisi), maupun sejumlah media online yang dimiliki, akan sangat berperan dalam mendongkrak elektabilitas partai besutan HT ini. Selain karena pro - gram yang ditawarkan, pe nga ruh HT sebagai ketua umum Pe rindo juga menjadi daya tarik publik. JSI juga melakukan survei ter kait elektabilitas partai politik peserta Pemilu 2019.

Survei JSI menempatkan PDIP 25,4% di urutan pertama, diikuti Ge - rindra 14,3%, Golkar 8,8%, PKB 7,2%, dan Demokrat 6,1%. Se - mentara partai menengah diisi PKS 5,4%, Perindo 4,7%, NasDem 3,1%, PPP 3,1%, dan PAN 2,7%. Di papan bawah ada Ha - nura 0,9%, PSI 0,8%, PBB 0,4%, Berkarya 0,1%, Garuda 0,0%, dan PKPI 0,0%. “Swing voter berpotensi ber - la buh ke parpol yang sangat di - su ka. 17% yang belum menen t - ukan pilihan biasanya menye bar di parpol menengah dan papan atas biasanya stuck , “ tu turnya.

Dia mengatakan, potensi limpahan suara swing voter ke - mungkinan besar akan ber la - buh ke parpol menengah. Berda sarkan kajian pemilu sebe - lum nya, limpahan suara swing voter kebanyakan berlabuh ke par pol papan menengah. “Ka - lau untuk papan atas, biasanya sudah jauh-jauh hari me mu tuskan,” urainya. Menariknya, untuk pe mi - lihan legislatif, ternyata publik yang belum menentukan pilih - an calon legislatif (caleg) masih cukup tinggi, yakni 68,7% sementara yang sudah me nen tu - kan pilihan hanya 3,1%. Hasil survei juga menye butkan popularitas ketua umum (ke - tum) parpol. Di posisi ter atas terdapat nama Ketum Ge rindra Prabowo Subianto, di su sul Ke - tum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketum Perindo HT, dan se te rusnya.

Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, hasil survei yang menempatkan Pe rindo berada di angka 4,7% merupakan bagian dari modal elektabilitas. Angka yang di da - patkan tersebut akan di gan dakan dengan aktivitas-aktivitas politik yang sangat gencar di lakukan Partai Perindo. “Kita juga ada kampanye terbuka, bagaimana kita mengajak komponen masyarakat untuk bergabung dengan Partai Pe rin - do karena kita punya kelebihan ba nyak hal. Soal program dan ju - ga visi partai yang memang se penuhnya diperuntukkan bagi masya rakat kecil. Dan, ada ko mit - men untuk membangun bang sa ini dari bawah yang itu tidak di miliki oleh yang lain. Itu yang ditun - juk kan oleh Perin do,” urainya.

Jokowi Kuasai Jawa, Prabowo Kuat di Sumatera

Charta Politika menge luarkan hasil survei terbaru terkait Pilpres 2019 berdasarkan pe metaan kekuatan pasangan cap rescawapres. Hasilnya, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin unggul di tujuh dari sem bilan wilayah yang menjadi sam pel. “Dari segi wilayah, Jo kowi -Ma’ruf Amin unggul di hampir semua wilayah, kecuali di Sumatera, di mana Prabowo Subianto-San - diaga Uno ung gul,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yu nar - to Wijaya di Jakarta kemarin. Survei ini dilaksanakan pada 1-9 Maret 2019 dengan wa wan - cara tatap muka terhadap 2.000 responden di 34 provinsi. Sur - vei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,19%, dan tingkat kepercayaan 95%.

Dalam survei itu, Prabowo- Sandi memperoleh suara 48,3% di Sumatera, sedangkan Jo ko wi- Ma’ruf meraih 43,3%. Yu narto menyebut kekuatan ter be sar Prabowo di Sumatera ada di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. “Daerah tem pur ada di Sumut, Jambi, Bengkulu, dan Babel,” ujarnya. Terkait kekuatan di Jawa, Jokowi masih kuat di Jawa Te ngah dan Yogyakarta. Per oleh an suara Jokowi-Ma’ruf di wi layah itu mencapai 68%.

Abdul rochim