Edisi 26-03-2019
Pameran Dagang Dorong Ekspor


JAKARTA–Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 yang ke-34.

Pameran dagang skala internasional terbesar di Indonesia ini dijadwalkan berlangsung pada 16-20 Oktober 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. Direktur Jenderal Pe ngembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Arlinda me nga takan, TEI merupakan salah satu upaya strategis me ningkatkan ekspor secara ber ke si nam bugan serta mem pe rluas di versifikasi pasar ekspor. “Ini salah satu upaya pro mo si yang kita la kukan di te ngah ekonomi global yang me le mah. Kita juga me la ku kan misi dagang. Dalam TEI tidak hanya pameran, tetapi ju ga berbagai kegiat an yang menunjang ekspor,” ujarnya di Ja karta, kemarin.

Arlinda mengatakan, pe nyelenggaraan TEI menjadi ba rome ter peningkatan citra dan ekspor Indonesia yang berkesinam bungan. Selain itu, TEI juga ajang pertemuan bu siness to business (B to B) ter be sar di Indonesia sekaligus one stop business bagi buyer yang mencari produk Indonesia ber kualitas tinggi dan berdaya saing. “Untuk itu, kita harus mampu me ning kat - kan kuali tas penyelenggaraan TEI agar lebih baik dari sebe - lumnya,” ungkapnya. Pada 2018, TEI mem bu ku - kan transaksi USD8,49 miliar atau naik lebih dari lima kali lipat dari target nilai transaksi TEI 2018 senilai USD1,5 m i liar. TEI 2018 juga men ca tat kan jum lah pengunjung pa me ran se banyak 33.333 orang da ri 132 ne gara.

Adapun eks por non mi gas Indonesia se la ma 2018 men capai USD162,81 miliar atau meningkat 6,35% di - bandingkan tahun 2017. Capaian ini berhasil memenuhi Ren - cana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 yang ditargetkan 5-7%. “Kami berharap tahun ini tar getnya lebih besar dari ta - hun lalu. Kami optimistis TEI 2019 akan berkontribusi sig ni - fikan bagi kinerja ekspor In do - nesia, baik jangka pendek mau - pun pan jang,” kata Ar linda. Arlinda menambahkan, TEI 2019 akan menampilkan pro duk dan jasa Indonesia pa - da zo na produk potensial serta ung gu l an nasional. Beberapa di an ta ra nya adalah produk kuliner nu santara, produk lo - kal ung gul an, produk pre mium dan krea tif, jasa dan pro duk manufaktur, produk makanan dan mi numan, serta fur nitur dan pro duk dekorasi rumah.

“Untuk itu, kami mengajak para pelaku usaha nasional ber - partisipasi memamerkan pro - duk-produknya yang berkua litas tinggi dan memenuhi stan - dar internasional sehing ga bisa menarik minat buyer dan calon buyer untuk menja jaki kerja sa - ma dagang dan me la kukan tran saksi pembelian,” katanya. Sekretaris Direktorat Jen - de ral (Ditjen) Amerika dan Ero - pa Kementerian Luar Ne geri (Ke men lu) Ratu Silvy Ga ya tri me nga takan, pihaknya akan men du kung penye leng ga ra an TEI me lalui diplomasi eko nomi untuk meningkatkan ekspor.

“Ka mi lakukan du kungan ter ha dap produk-pro duk ung - gul an. Da lam waktu dekat kami akan me la kukan per temu - an de ngan peng usaha negaranegara Karibia dan Amerika Latin un tuk bisa mem bantu peningkatan hubungan per da - gangan,” tutur nya.

Oktiani endarwati