Edisi 26-03-2019
Pegadaian Catat Laba Bersih Rp2,77 Triliun


JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) mencatat laba bersih Rp2,77 triliun pada 2018 atau naik 10,4% di bandingkan tahun 2017 sebesar Rp2,51 triliun.

Peningkatan laba bersih ini sejalan dengan banyaknya produk inovatif digital yang diluncurkan dan peningkatan layanan sema - kin baik dan efisien. “Kami optimistis tahun ini kinerja perusahaan akan terus meningkat seiring de ngan prediksi pertumbuhan ekono mi nasional,” kata Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto di Jakarta, kemarin. Rencananya, kata Kus - wiyoto, juga akan semakin banyak varian produk ino va - tif yang diluncurkan, seperti Pegadaian Digital Service serta beberapa produk baru juga akan diperkenalkan da - lam waktu dekat ini. Kuswiyoto menjelaskan, pertumbuhan laba bersih ditopang pendapatan usaha meningkat 8,9% menjadi Rp11,5 triliun dari Rp10,5 tri - liun pada 2017.

Laba sebelum pajak naik 7,3% menjadi Rp3,7 triliun dari Rp3,4 tri - liun. Sedangkan total aset me - ningkat 8,4% menjadi Rp52,8 triliun dari Rp48,7 triliun. Sementara itu, untuk mempermudah masyarakat, khususnya kalangan milenial dalam berinvestasi emas be - rupa tabungan, Pegadaian juga terus mengembangkan aplikasi Pegadaian Digital. Ke depan bisnis gadai akan tetap menjadi core business, tapi pro - porsi bisnis nongadai akan semakin ditingkatkan. Komposisi portofolio bis - nis gadai dan nongadai akan berubah dari sebelumnya 84% dan 16% secara bertahap menjadi 60% dan 40%. “Kami bertekad pada usia 118 tahun kami akan semakin muda, semakin mudah, dan akan banyak produk yang berbasis tek nologi akan kami kem - bangkan,” kata Kuswiyoto.

Dia menambahkan, Pega - dai an akan terus melakukan ino vatif produk dan sistem la - yanan online (digital) untuk me - menuhi kebutuhan na sa bah. Misalnya dalam waktu de kat ini Pegadaian akan me lun curkan produk baru di antaranya Gadai on Demand untuk memper mudah meng akses layanan per se - roan ke pa da nasabah. Program itu akan bekerja sama dengan per usahaan besar berbasis la - yanan digital. “Gadai on Demand bisa me - layani gadai cincin, tapi tidak punya waktu datang ke Pe ga - daian. Nanti kami kerja sama dengan ojek online un tuk meng ambil barangnya ke ru - mah, lalu kami tinggal trans fer ke rekeningnya,” ujarnya.

Perseroan juga telah meng - gandeng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) un tuk mendorong kinerja per usahaan pada 2019. Kerja sama ini meliputi kegiatan pendanaan (funding), pembia yaan (fi nan - cing), investasi emas, ko la bo - rasi untuk me la kukan literasi haji, dan usaha yang relevan. “Kita melihat semangat un - tuk kembali pada nilai-nilai sya riah saat ini tengah meng - geliat di masyarakat. Hal ini ditandai dengan merebaknya fe nomena yang kita kenal dengan halal lifestyle,” kata nya.

Pegadaian menangkap fe no - mena menjadi sebuah ke inginan agar terus ber peran khususnya dalam pengem bangan bisnis syariah melalui produk-pr oduk gadai syariah (rahn), pem - biayaan usaha mikro syariah (ARRUM), pem biayaan porsi haji(ARRUMHaji), pembiayaan pemilikan kendaraan bermotor (Ama nah), gadai tanpa bunga (Rahn Hasan), dan gadai ser tifikat (Rahn Tasjily Tanah).

Hafid fuad