Edisi 26-03-2019
Harus Tampil Meyakinkan


TA’QALI – Menjawab keraguan publik menjadi misi utama Spanyol saat bertandang ke markas Malta di Ta’Qali National Stadium, dini hari nanti.

La Furia Roja harus menaikkan level permainan agar bisa meraih kemenangan meyakinkan. Kinerja Sergio Ramos dkk mendapat sorotan setelah menghadapi Norwegia pada laga pertama kualifikasi Piala Eropa 2020 di Grup F, Minggu (24/3). Meski menang 2-1, penampilan Spanyol dianggap kurang memuaskan. Hal itu yang menjadi alasan betapa penting - nya laga kontra Malta. Spanyol diminta me - nunjuk kan permainan terbaik, terutama di sektor depan. Barisan penyerang seperti Alvaro Morata, Rodrigo Moreno Machado, Marco Asensio, hing - ga Iker Munianin diharapkan mampu mencetak banyak gol. Pasalnya, saat bentrok Norwegia, Spanyol sejatinya menguasai pertandingan dan mendapat banyak peluang.

Itu sebabnya, Pelatih Luis Enrique menuntut skuad Matadoragar tampil lebih baik dan efisien di depan gawang lawan. “Kami harus lebih agresif, dengan atau tanpa bola. Saya percaya performa kami bisa meningkat,” kata Enrique, dilansir Marca. Agar harapannya dapat terpenuhi dengan baik, Enrique konon telah menggelar latihan khusus. Meski tidak diketahui jenis latihannya, kuat dugaan mantan nakhoda Barcelona itu fokus menambah agresivitas para penyerangnya. “Saya puas dengan performa para pemain ketika latihan. Tapi, kami masih belum efektif seperti pada pertandingan sesungguhnya. Meski demi - kian, kami terus menjaga agar level kepercayaan diri tetap tinggi,” tandas Enrique. Walau masih ada kelemahan, Enrique tetap menghargai jerih payah armadanya, terutama Morata.

Dia menilai penyerang Atletico Madrid tersebut menunjukkan semangat luar biasa dan memberikan energi positif ke dalam tim. Terlepas dari permasalahan yang ada, Spanyol tetap difavorit - kan membawa pulang tiga poin. Pasalnya, kinerja mereka di luar kandang cukup meyakinkan. Tim tamu sukses memenangkan empat laga tandang terakhir di kualifikasi Piala Eropa. Spanyol juga mampu me - ngalahkan Malta selama enam pertemuan terakhir. Statistik saat tandang juga membuka pula peluang Spanyol meraih kemenangan meyakinkan. Fak ta nya, mereka pernah melibas Kroasia 6-0 dan menang 4-1 atas Wales pada periode Oktober-November 2018. Namun, Spanyol harus waspada karena Malta dalam motivasi tinggi usai menang 2-1 atas Kepulauan Faroe di laga pertama, Minggu (24/3).

Sayang, itu harus dibayar mahal. Pelatih Ray Farrugia harus kehilangan Andrei Agius karena kartu merah. Status underdogjuga bisa menjadi keuntungan tersendiri. Apalagi, setelah meraih kemenangan pertama di kandang pada laga kompetitif dalam 13 tahun terakhir.

Alimansyah









Berita Lainnya...