Edisi 15-04-2019
WNI Antusias Mencoblos


JAKARTA -Hari terakhir pencoblosan di luar negeri, ribuan warga negara Indonesia (WNI) berbondong-bon dong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS). Di antara mereka bahkan rela mengantre hingga berjam-jam .

Perjuangan panjang untuk memberikan suara kepada calon pemimpin dan calon anggota dewan di Pemilu 2019 itu terlihat di Belanda. WNI harus me - ngantre berjam-jam me nung gu di TPS. Pemandangan yang sama juga terlihat di Wis ma Indonesia di Wa shington DC. Pemungutan suara di ada kan di kediaman Duta Besar RI atau yang biasa disebut Wisma Indonesia. Di wilayah sekitar Wa shington DC, terdapat se ki tar 2.500 pemilih terdaftar. Ba nyak di antara me - reka memilih langsung di TPS. Hal itu terlihat dari panjangnya antrean untuk mencoblos.

Ribuan warga Indonesia juga antusias mencoblos di KBRI di Riyadh, ibu kota Arab Saudi. Para WNI terlihat antusias wa - lau matahari mulai terasa meng hangat. Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencoblos di KBRI Singapura. SBY memilih bersama puluhan ribu WNI di TPS yang sudah di - ten tukan. SBY harus mencoblos di Singapura karena sedang me - nemani istrinya, Ani Yu dho - yono, yang dirawat di National University Hospital (NUH) Singapura. Tampak pengamat po litik Rocky Gerung me ne - mani SBY. Dia menyampaikan, sema - ngat WNI dalam mengawal pes - ta demokrasi harus terus di - pertahankan karena masa depan bangsa ada di tangan mas - yarakat.

“Satu suara dapat m e - nentukan masa depan bangsa, jangan golput,” ujarnya. SBY mengatakan, meski da - lam kondisi sakit, Ani Yudho - yono juga tetap menyalurkan hak politiknya dari rumah sakit. “Ibu Ani sadar akan pentingnya hak suaranya. Oleh sebab itu, meski sakit tetap mencoblos,” tuturnya SBY dalam ke sem pat - an itu juga meminta doa untuk kesembuhan sang istri. SBY juga berpesan, WNI di Tanah Air yang sudah terdaftar di DPT untuk dapat menyalurkan hak suaranya pada 17 April 2019. Di KBRI Beijing, China, ka - langan milenial mendominasi pemungutan suara Pemilu 2019. Tidak hanya para pemilih, kaum milenial juga terlibat dalam Ke - lompok Penye leng ga ra Pe mu - ngut an Suara Luar Negeri (KPPSLN) TPS 001 dan TPS 002 di kantor perwakilan RI yang ber - lokasi di Dongzhimen Wai Dajie No 4 Distrik Cha oyang, Beijing, itu.

Di KBRI Bei jing terdapat dua TPS yang masing-masing me mi - liki daftar pemilih tetap luar ne - geri (DP T LN) sebanyak 444 dan 429 orang. Ribuan WNI yang tinggal di Ko rea Selatan juga ber bon - dong-bondong mendatangi Kantor KBRI di Seoul untuk ber - partisipasi meski harus me - ngan tre panjang dan sebagian belum tentu mendapatkan hak pilih. Di KBRI ada sekitar 3.000 orang yang tercatat dalam daf - tar pemilih tetap. Angka terse but belum menghitung ratusan WNI lain yang mendaftar di tem pat (daftar pemilih khu sus DPK) dan harus menunggu sisa surat suara. Mereka inilah yang belum tentu mendapatkan hak pilih. Sebanyak 534 WNI di Is tan - bul, termasuk Konjen RI Is tan - bul, beserta staf dan keluarga juga menggunakan hak sua ra - nya. Selain para WNI yang me - milih secara langsung di TPS, terdapat 268 WNI yang berada di luar kota Istanbul telah meng - gunakan hak suaranya melalui pos.

Surat suara mereka telah dikirimkan oleh PPLN Istanbul sejak 13 Maret 2019. Di Sydney, Australia, ratus - an WNI dirundung perasaan kecewa sebab WNI dipaksa berstatus golput lantaran tidak diberikan kesempatan untuk mencoblos. Di Australia, WNI secara serempak melakukan pe - milu pada Sabtu, 13 April 2019. Kekecewaan massa yang tidak dapat mencoblos ditumpahkan di sosial media. WNI juga ba - nyak yang mengeluh perihal pe - laksanaan pemilu di Sydney di grup Facebook The Rock yang beranggotakan WNI yang tinggal di Australia. Saat ini bahkan lebih dari 3.000 WNI sudah menanda ta - ngani petisi untuk mendesak pemilu ulang di Sydney. “Kami sudah melaporkan soal ratusan WNI yang tidak bisa mencoblos ke KPU. Apakah akan dilakukan pemilu tambahan atau tidak kami tunggu keputusan KPU pusat,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Syd ney Heranudin. Artis Acha Septriasa yang menggunakan hak pilihnya di Australia menjelaskan per masalahan yang dialami para pe mi - lih.

Dia menyebut banyak yang ti dak mengakses tautan (link ) ter lebih dahulu untuk pen daf - tar an mencoblos di KJRI Sydney. “Town Hall dan KJRI menjadi sa saran yang banyak sekali students , pendatang yang menetap dan visitors yang ada di Sydney. Me re ka ke sana karena akses yang mudah,” jelas Acha di Twitter. Komisioner KPU Wahyu Se - tia wan menegaskan, pemilu di luar negeri berlangsung aman meski ada beberapa kendala. Pe - milu di luar negeri dilakukan pada 8-14 April 2019. Dia me ne gas - kan, pengawasan tahapan pemilu di luar negeri juga tak berbeda dengan Indonesia. Ada anggota Badan Pengawas Pemilu (Ba was - lu) yang turut mengawasi jalannya pemilu di luar negeri.

Mula akmal/ okezone/ant