Edisi 15-04-2019
Begal Bersenjata Api Kembali Marak di Jakarta Barat


JAKARTA - Begal bersenjata api (bersenpi) kembali menebar teror di Jakarta Barat. Kali ini korbannya seorang pengemudi ojek online , Anton Khomeni, 33.

Dari informasi yang dihimpun, saat itu korban baru saja mengantarkan penumpangnya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Saat melintas di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, tiba-tiba lima orang mengendarai dua sepeda motor langsung memepetnya. Mereka kemudian menodongkan senjata tajam jenis golok dan senjata api ke arah korban. ”Waktu itu saya baru mengantarkan penumpang. Karena ditodong senpi dan senjata tajam, saya terpaksa merelakan motor yang dibawanya,” kata Anton saat melapor ke Polres Metro Jakarta Barat, kemarin. Anton mengaku sudah diikuti para pelaku mulai dari kawasan Kebon Jeruk. Para pelaku kemudian melakukan aksinya saat berada di Jalan Arjuna yang ketika itu sepi. ”Satu pelaku langsung membawa sepeda motor saya. Saya pasrah dan sempat syok juga. Setelah itu, saya dijemput teman,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan, sejak semalam tadi pihaknya langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk memeriksa rekaman closed circuit television (CCTV) di lokasi itu. ”Kami cek dengan keterangan korban, saksi,” katanya. Edi mengatakan, dari hasil rekaman CCTV di lokasi kejadian, para pelaku membawa senjata api dan senjata tajam. Mereka menyisir jalan itu dan memanfaatkan situasi sepi. Kanit Kriminal Umum Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra mengaku sejak olah TKP, pihaknya langsung memburu pelaku. Identitas wajah dan postur tubuh sudah dikantongi petugas berdasarkan hasil rekaman CCTV.

”Seorang diduga sudah kami ikuti. Sekarang kami lagi cari. Semoga segera kami bisa amankan mereka,” kata Dimitri. Dari keterangan pelaku ini, kata Dimitri, diharapkan mampu terbongkar pelaku lainnya. Saat ini tim khusus masih memburu pelaku ke tempat persembunyiannya. Sementara itu, Tim Eagle One Polres Jakarta Selatan menangkap 18 pemuda yang hendak tawuran serta akan melakukan aksi kriminalitas. Mereka terbagi dalam dua kelompok yang selalu meresahkan masyarakat. Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, setelah memantau sebuah akun media sosial Instagram, Tim Eagle One kemudian menangkap kelompok pertama pada Minggu (14/4) dini hari.

”Tim kemudian mengarah ke wilayah Pejaten untuk menyisir dan mendapati segerombolan anggota gangster Warung Sila Jagakarsa sedang konvoi,” katanya. Dari hasil pemeriksaan ditemukan barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dan sepeda motor tanpa dokumen. ”Selanjutnya barang bukti dan tiga anggota gangster diamankan Polsek Pasar Minggu. Mereka adalah MRP, 20; MI, 18; dan IZ, 23. Kini mereka masih menjalani pemeriksaan di Polsek Jagakarsa,” ujarnya. Selain itu, Tim Eagle One juga menangkap 15 remaja yang berniat melakukan tawuran. Para pelaku diamankan rata-rata masih pelajar.

”Kami juga mengamankan empat senjata tajam. Para pelaku kemudian diamankan ke Polsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, guna pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Yan yusuf/helmi syarif