Edisi 15-04-2019
BNI Perkuat Penyaluran KUR Garam


PAMEKASAN–PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) ikut mendukung Kementerian Koordinator Perekonomian dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Garam Rakyat.

Skema KUR yang digunakan khusus menyesuaikan masa panen petani garam dalam ki sa ran satu hingga dua bulan. Portofolio penyaluran KUR dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di sektor garam hingga 11 April 2019 mencapai Rp68,6 miliar dengan total debitur 2.358. BNI mencatatkan portofolio penyaluran KUR Ga - ram mencapai Rp25,73 miliar dengan total debitur 742. Menteri Koordinator Bi - dang Perekonomian Darmin Na su tion mengatakan, pi hak - nya bersama Himbara me la ku - kan sinergi dalam me ngem - bang kan usaha garam rakyat. Petani garam menjadi layak me - nerima KUR sepanjang ter go - long sebagai usaha kecil.

“Kini petani garam layak mendapatkan KUR dengan bunga 7%. Mo - delnya disesuaikan dengan masa panen petani garam yang berbeda dengan petani padi dan lainnya. Panen garam dila ku - kan setelah satu hingga dua bu - lan, sebelum panen jangan di - suruh bayar cicilan,” ujar Dar - min di Lapangan Bunder, Ke - camatan Pademawu, Ka bu pa - ten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhir pekan lalu. Dia juga mengatakan, Ma - dura merupakan daerah peng - hasil garam dapur terbesar di Indonesia. Sekitar seperempat produksi garam nasional ber - asal dari Madura. Tidak hanya itu, Jawa Timur juga tercatat sebagai provinsi dengan pe nya - luran KUR tertinggi kedua na - sional dengan total akumulasi penyaluran KUR sebesar Rp58,6 triliun kepada 2,8 juta debitur.

Selain itu, dia juga men do - rong penggunaan Kartu Pintar untuk menggantikan formulir pengajuan KUR. Hal ini akan mempermudah petani garam yang hendak mengajukan pin - jaman berulang sekaligus me - mudahkan bank mengontrol tingkat kepatuhan peminjam. Dalam praktiknya, pin ja - man tidak harus penuh se pan - jang satu tahun. “Kalau pe tani garam mungkin hanya bu tuh pinjam enam bulan, jangan di - paksa meminjam untuk se ta - hun. Pakai skema yarnen atau ba yar saat panen. Kalau panen dalam enam bulan, baru dibayar pin jamannya. Bayar bunga jadi ha nya 3,5% saja,” ujar Darmin. Pemerintah juga akan me - merintahkan Badan Usaha Mi - lik Negara (BUMN) PT Ga ram (Persero) untuk meningkatkan jumlah gudang penyim panan garam.

Dengan begitu, saat masa panen tidak ada alas an PT Garam tidak bisa me nyerap produk di petani dengan harga beli yang baik sehingga pe nge - pul tidak leluasa m en e kan harga di level petani. Har a p a nnya petani garam lokal bisa me menuhi standar garam in dustri khususnya ma - kanan se hingga impor dapat di - te kan. “Kita ingin berikan stan - dar har ga meskipun sulit. Na - mun, se ti daknya kita akan jaga supaya tidak turun di bawah Rp1.000. Karena itu sangat ti - dak masuk akal,” ujarnya. Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo menuturkan potensi KUR sektor garam sangat besar. Dengan adanya Permenko No 8/2018 diha rap - kan penyaluran KUR di sektor garam tidak hanya dijalankan di enam titik pada kegiatan ini saja.

Namun, akan terus di lan - jutkan dan berekspansi agar program pemerintah tersebut bisa bermanfaat bagi usaha ke - cil. “Petani garam tidak akan ke - kurangan sumber pembiayaan untuk memperkuat tambak ga - ramnya, karena BNI dan per - bankan nasional siap men ya - lurkan KUR dengan mekanisme lebih memudahkan para pe ta - ni,” katanya. Pihaknya bersama bankbank Himbara juga mendorong adanya pendampingan budi da - ya serta peningkatan hasil pro - duksi dengan dukungan KUR serta percepatan program be - rupa corporate social responsibility (CSR) atau tanggung ja wab sosial perusahaan. Dalam ke - sempatan itu, BNI mem be rikan bantuan CSR berupa ban tuan sti mulan lahan tambak, kincir angin garam, dan re ha bilitasi gu - dang garam rakyat kepada ke - lompok usaha garam rakyat di Kabupaten Pamekasan.

Di tempat yang sama, juga di laksanakan penan da tangan - an nota kesepahaman Pe nye - diaan dan Pemanfaatan La - yanan Jasa Perbankan oleh BNI dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Dengan adanya penandatanganan ter - sebut, diharapkan kerja sama antara instansi pemerintah daerah dan BUMN semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat. Gubernur Jawa Timur Kho - fifah Indar Parawansa menuturkan, terdapat 13 kabupaten dan kota di Jawa Timur yang mem - punyai lahan garam. Him bara diharapkan mengikutsertakan perguruan tinggi dalam men - ciptakan kebangkitan kem bali intan dari laut (garam) di Jawa Timur.

Dengan begitu, KUR dari Himbara diharapkan bisa men - jadi pintu masuk dari ke bang - kitan garam Madura dan Jawa Timur. Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, Pamekasan merupakan salah satu sentra utama peng hasil komoditas garam di In do nesia. Pamekasan akan men do rong semua desa untuk me mi liki tema yang akan di kem bang kan agar mampu berdiri secara mandiri, ter ma - suk Desa Ga ram. Produksi ga - ram dari Pa mekasan tumbuh 42%darita hunsebelumnya. Ada 170 kelompok petani garam.

Hafid fuad